Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa penanganan banjir di Kabupaten Pati saat ini tinggal menyelesaikan perbaikan tanggul sungai yang jebol.
"Sejauh ini warga yang terdampak banjir sudah ditangani oleh tim di lapangan dan ditampung di pengungsian. Dengan jebolnya tanggul itu maka saya minta untuk dilakukan penanganan cepat, sekarang, harus cepat," kata Ganjar di sela kunjungan kerja di Kabupaten Brebes, Jateng, Jumat (15/7).
Orang nomor satu di Jateng itu menyebutkan penanganan banjir dan perbaikan tanggul sungai yang jebol berdasarkan peta yang ada sebenarnya tidak terlalu sulit karena hanya mengirimkan alat berat ke lokasi.
"Sebenarnya dari peta yang ada tidak terlalu sulit, tinggal mengirim alat beratnya ke sana. Dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) kemarin sudah turun," ujarnya.
Menurut Ganjar, prinsip penanganan bencana seperti yang terjadi di Kabupaten Pati tersebut pada dasarnya bisa dikerjakan lebih dulu oleh
jajaran pemerintah daerah setempat, namun jika tidak dapat mengatasi atau mengalami kendala maka pemerintah provinsi sudah menyiapkan tim untuk memberikan bantuan.
"Prinsipnya sih kalau provinsi, kerjakan dulu di kabupaten. Kalau tidak siap kami siapkan tim untuk back up, tapi memang terkait alat berat dan sebagainya kemarin kami sudah komunikasi dan sudah tiga hari ini mereka bekerja. Mudah-mudahan sih selesai, bisa diselesaikan dengan cepat termasuk ketika menangani pengungsinya," katanya.
Tim yang diterjunkan ke lapangan juga telah bergerak cepat untuk menangani banjir bandang di Kabupaten Pati.
Selain mengevakuasi warga ke pengungsian, tim di lapangan juga melakukan pembersihan fasilitas umum dan jalan agar akses perbaikan tanggul yang jebol berjalan lancar.
Baca juga: Tanggul Jebol Hanyutkan 25 Rumah di Pati Mulai Diperbaiki
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Jawa Tengah Dikki Rulli Perkasa menambahkan upaya penanganan banjir di Kabupaten Pati dilakukan sinergis.
Menurut dia, penanganan kini dipusatkan di dua desa terdampak yaitu Desa Bulumanis Kidul dan Desa Tunjungrejo, sedangkan area terdampak lain sudah tertangani.
Sasaran penanganan adalah fasilitas sosial, fasilitas umum, rumah penduduk dan akses jalan di dua desa tersebut. Penanganan juga dibantu oleh lima kabupaten di sekitar Kabupaten Pati, sedangkan untuk upaya pembersihan dikerahkan total 12 mobil tangki dari Jepara, Demak, Kudus, Grobogan dan Rembang serta dari Kabupaten Pati.
"Di Desa Tunjungrejo dan Bulumanis Kidul, hari ini sudah bergerak. Pola penanganan untuk segera alat berat, sand bag dari BBWS dan Balai PSDA Provinsi Jateng, untuk isian pasir dan tanah dari DPU Pati. Untuk rumah terdampak banjir, Baznas Pati sudah siap dengan data dukung
dari camat," ujarnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan Pati diminta untuk aktif turun ke lapangan dan memberi layanan penyehatan warga, diantaranya pemeriksaan dan memberikan dukungan vitamin bagi warga terdampak banjir, sedangkan Dinas Sosial juga turun untuk memastikan logistik selama tiga hari ke depan terpenuhi.
Seperti diwartakan, banjir bandang yang terjadi pada Kamis (14/7) dini hari di Kabupaten Pati mengakibatkan puluhan rumah warga hanyut terbawa arus banjir.
Puluhan rumah yang hanyut terbawa banjir bandang di Kecamatan Margoyoso, yakni di Desa Bulumanis Kidul tercatat ada 13 rumah dan Desa Tunjungrejo ada 12 rumah, sedangkan rumah warga di Desa Sekarjalak hanya mengalami rusak ringan.
Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum korban banjir, Pemkab Pati menyiapkan dapur umum di dekat balai desa masing-masing.
Selain itu, saat ini juga ada suplai kebutuhan makan dan minum dari PMI Pati, sukarelawan, komunitas, Kementerian Sosial maupun Dinas Sosial Pati serta sejumlah pihak lain. (Ant/OL-16)
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut menyiapkan program arus balik pada 27 dan 28 Maret 2026, yang dikoordinasikan pemerintah kabupaten dan kota di daerah asal pemudik.
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan bahwa seluruh kepala daerah di Jawa Tengah telah siap menerima para perantau yang kembali ke kampung halaman.
Pengoperasian kembali jalur tersebut ditandai dengan pembukaan blokade jalan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Jumat, 13 Maret 2026.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta percepatan penanganan tanah longsor yang terjadi di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Jumlah PPPK paruh waktu di Jawa Tengah mencapai 13.077 orang, terbesar secara nasional.
KORBAN dalam peristiwa banjir bandang di Kabupaten Buleleng, Bali bertambah jadi dua orang, setelah ditemukan Komang Suci (44) dalam keadaan sudah meninggal,
Banjir bandang yang melanda kawasan tersebut pada November 2025 lalu mengubah semuanya. Rumah yang telah puluhan tahun menjadi tempat berkumpul keluarga hanyut,
Normalisasi Sungai Cisunggalah jadi solusi utama sebagai langkah penanganan pasca banjir bandang
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved