Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa penanganan banjir di Kabupaten Pati saat ini tinggal menyelesaikan perbaikan tanggul sungai yang jebol.
"Sejauh ini warga yang terdampak banjir sudah ditangani oleh tim di lapangan dan ditampung di pengungsian. Dengan jebolnya tanggul itu maka saya minta untuk dilakukan penanganan cepat, sekarang, harus cepat," kata Ganjar di sela kunjungan kerja di Kabupaten Brebes, Jateng, Jumat (15/7).
Orang nomor satu di Jateng itu menyebutkan penanganan banjir dan perbaikan tanggul sungai yang jebol berdasarkan peta yang ada sebenarnya tidak terlalu sulit karena hanya mengirimkan alat berat ke lokasi.
"Sebenarnya dari peta yang ada tidak terlalu sulit, tinggal mengirim alat beratnya ke sana. Dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) kemarin sudah turun," ujarnya.
Menurut Ganjar, prinsip penanganan bencana seperti yang terjadi di Kabupaten Pati tersebut pada dasarnya bisa dikerjakan lebih dulu oleh
jajaran pemerintah daerah setempat, namun jika tidak dapat mengatasi atau mengalami kendala maka pemerintah provinsi sudah menyiapkan tim untuk memberikan bantuan.
"Prinsipnya sih kalau provinsi, kerjakan dulu di kabupaten. Kalau tidak siap kami siapkan tim untuk back up, tapi memang terkait alat berat dan sebagainya kemarin kami sudah komunikasi dan sudah tiga hari ini mereka bekerja. Mudah-mudahan sih selesai, bisa diselesaikan dengan cepat termasuk ketika menangani pengungsinya," katanya.
Tim yang diterjunkan ke lapangan juga telah bergerak cepat untuk menangani banjir bandang di Kabupaten Pati.
Selain mengevakuasi warga ke pengungsian, tim di lapangan juga melakukan pembersihan fasilitas umum dan jalan agar akses perbaikan tanggul yang jebol berjalan lancar.
Baca juga: Tanggul Jebol Hanyutkan 25 Rumah di Pati Mulai Diperbaiki
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Jawa Tengah Dikki Rulli Perkasa menambahkan upaya penanganan banjir di Kabupaten Pati dilakukan sinergis.
Menurut dia, penanganan kini dipusatkan di dua desa terdampak yaitu Desa Bulumanis Kidul dan Desa Tunjungrejo, sedangkan area terdampak lain sudah tertangani.
Sasaran penanganan adalah fasilitas sosial, fasilitas umum, rumah penduduk dan akses jalan di dua desa tersebut. Penanganan juga dibantu oleh lima kabupaten di sekitar Kabupaten Pati, sedangkan untuk upaya pembersihan dikerahkan total 12 mobil tangki dari Jepara, Demak, Kudus, Grobogan dan Rembang serta dari Kabupaten Pati.
"Di Desa Tunjungrejo dan Bulumanis Kidul, hari ini sudah bergerak. Pola penanganan untuk segera alat berat, sand bag dari BBWS dan Balai PSDA Provinsi Jateng, untuk isian pasir dan tanah dari DPU Pati. Untuk rumah terdampak banjir, Baznas Pati sudah siap dengan data dukung
dari camat," ujarnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan Pati diminta untuk aktif turun ke lapangan dan memberi layanan penyehatan warga, diantaranya pemeriksaan dan memberikan dukungan vitamin bagi warga terdampak banjir, sedangkan Dinas Sosial juga turun untuk memastikan logistik selama tiga hari ke depan terpenuhi.
Seperti diwartakan, banjir bandang yang terjadi pada Kamis (14/7) dini hari di Kabupaten Pati mengakibatkan puluhan rumah warga hanyut terbawa arus banjir.
Puluhan rumah yang hanyut terbawa banjir bandang di Kecamatan Margoyoso, yakni di Desa Bulumanis Kidul tercatat ada 13 rumah dan Desa Tunjungrejo ada 12 rumah, sedangkan rumah warga di Desa Sekarjalak hanya mengalami rusak ringan.
Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum korban banjir, Pemkab Pati menyiapkan dapur umum di dekat balai desa masing-masing.
Selain itu, saat ini juga ada suplai kebutuhan makan dan minum dari PMI Pati, sukarelawan, komunitas, Kementerian Sosial maupun Dinas Sosial Pati serta sejumlah pihak lain. (Ant/OL-16)
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi kepulangan 100 warga asal Jateng yang terdampak banjir di wilayah Sumatra.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengirimkan bantuan kemanusiaan bernilai Rp1,3 miliar guna mendukung percepatan penanganan bencana di wilayah Sumatra.
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyiapkan bantuan rumah layak huni bagi penduduk yang terdampak bencana tanah longsor di Cilacap
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendesak Kementerian Pekerjaan Umum membangun kolam retensi di wilayah Genuk dan Sayung. Ia juga mengatakan rencana pembangunan giant sea wall
Satgas MBG di semua daerah diminta untuk segera melakukan evaluasi atas pelaksanaan program ini, dan aparat kepolisian diminta lakukan menyelidiki kemungkinan adanya unsur kesengajaan.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada Bupati, Wali Kota, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Jawa Tengah untuk tidak menaikkan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD.
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved