Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA komoditas cabai rawit merah di pasar tradisional di Kota Bengkulu, Bengkulu, masih bertahan Rp100 ribu hingga
Rp120 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga cabai rawit sekitar Rp95 ribu per kg.
Cik Upik, 51, pedagang cabai di pasar tradisional Pasar Minggu, Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, mengatakan hal itu. "Harga cabai rawit merah masih bertahan selama sepekan terakhir akibat pasokan sedikit," katanya.
Harga cabai rawit merah, lanjut dia, bervariasi mulai dari harga Rp100 ribu di kualitas biasa dan kualitas super Rp120 ribu per kilogram. Akibat pasokan dari Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang, Bengkulu, berkurang atau hanya sedikit sehingga harga bertahan dan jadi mahal.
Saat ini harga cabai merah di Kota Bengkulu kisaran Rp85 ribu hingga Rp95 ribu per kg yang sebelumnya Rp75 ribu per kg. Selain itu, naiknya harga cabai di Provinsi Bengkulu disebabkan harga pupuk di tingkat petani mengalami kenaikan sehingga berdampak pada biaya produksi. Kenaikan harga juga disebabkan cuaca buruk dan ketersediaan cabai di tingkat pedagang yang terbatas.
Baca juga: Banjir Pati tidak Kunjung Surut, Korban Mulai Dievakuasi
Ujang, 34, padagang cabai di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, mengatakan terpaksa mengurangi pembelian cabai rawit merah dan cabai merah karena sepi pembeli. "Pengurangan pembelian cabai disebabkan harga cabai yang terus mengalami kenaikan sehingga pembeli juga mengurangi pembeliannya," imbuhnya.
Untuk membeli cabai, kata dia, harus memiliki modal cukup besar dari sebelumnya. Biasanya cukup modal Rp1 juta sudah dapat 20 kg cabai jika harga Rp50 ribu per kg. Saat ini punya modal Rp1 juta dapat cabai hanya 10 kg dan kembali dijual Rp110 hingga Rp120 ribu per kg. (OL-14)
DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto menyatakan bahwa kenaikan harga cabai rawit merah karena faktor kekeringan.
Permintaan cabai rawit ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meningkat menyusul dibangunnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
KIAN mendekatnya hari raya Idul Fitri 2024 harga semua komoditas cabai di seluruh pasar tradisional di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), hari ini kian melambung tinggi.
Harga bahan pokok di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), meroket. Selain beras, harga cabai, bawang, tomat, dan mentimun melambung tinggi.
Sampai hari ini harga beras dan bahan pokok di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, harga beras dan bahan pokok masih tinggi. Bahkan harga beras premium masih menyentuh Rp18 ribu.
HARGA cabai rawit di pasaran Palu, Sulawesi Tengah, semakin mahal, mencapai Rp170 ribu per kilogram (kg). Warga di kota itu mengeluh dan minta pemerintah turun tangan.
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendapatkan sebanyak 1.172 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved