Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
LAPORAN Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Cianjur tahun anggaran 2021 mendapatkan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Namun di balik predikat itu, laporan pengadministrasian keuangan di 8 perangkat daerah sempat menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Cecep S Alamsyah, tak memungkiri ada kekurangan atau kelemahan di balik prestasi Kabupaten Cianjur bisa mendapatkan kembali opini WTP. Apalagi, jadwal waktu pemeriksaan yang dilakukan BPK terhadap pelaporan administrasi keuangan bertambah.
"Biasanya pemeriksaan dilaksanakan selama dua bulan. Tapi sekarang ditambah dua minggu. Ini untuk memastikan laporan keuangan berjalan wajar. Tapi Alhamdulillah, Kabupaten Cianjur bisa mempertahankan opini WTP," kata Cecep, Rabu (13/7).
Ia mengaku masih cukup banyak hal-hal yang mesti diperbaiki dalam hal pengelolaan maupun laporan pertanggungjawaban penggunaan keuangan daerah. Apalagi APBD Kabupaten Cianjur yang mencapai sekitar Rp4 triliun, besaran nilainya relatif cukup besar.
"Dalam hal pengelolaan dan pelaporan pertanggungjawabannya sempat jadi temuan BPK. Tapi alhamdulilllah, teman-teman di perangkat daerah bisa segera menyelesaikan kekurangan dokumen pelaporannya, sehingga predikat itu (WTP) bisa kita raih kembali," jelas mantan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur ini.
Cecep menyebut ada beberapa faktor yang mendasari terjadinya temuan tim auditor BPK terhadap laporan pengadministrasian dan keuangan 8 perangkat daerah. Satu di antaranya karena faktor kelengahan atau kelalaian.
"Kalau melihat materinya, memang ada faktor kelengahan, terutama pada pengendalian. Memang selama ini persoalan-persoalan keuangan daerah ini ada proses pengendalian dan pengawasan," tegasnya.
Berbagai kekurangan atau kelemahan, sebut Cecep, harus menjadi pelajaran bagi semua jajaran Pemkab Cianjur ke depan bisa memperbaiki dan meminimalkannya. Sehingga kejadian adanya temuan BPK tidak terulang.
"Harus ketat pengendalian dan pengawasannya, baik secara tertib administrasi, laporan pertanggungjawaban, atapun pelaksanaan pekerjaan fisik. Jangan sampai pelaksanaan pekerjaan fisik selesai, tapi lemah pada pertanggungjawabannya," pungkasnya.
Penyerahan LHP BPK RI Perwakilan Jabar atas LKPD Kabupaten Cianjur tahun anggaran 2021 dilaksanakan di kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, pekan lalu. (OL-15)
Pemprov Kalteng kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Kalteng atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 untuk yang ke-11.
Bupati Bekasi menyampaikan bahwa keberhasilan meraih opini WTP merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Tahun 2023, Senin (22/7)
BPK menemukan sejumlah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI) dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam Laporan Keuangan (LK) Kemenag Tahun 2023.
Jajaran Kemenpora diharapkan bisa bersama-sama kembali mempertahankan predikat WTP untuk tahun-tahun berikutnya.
Presiden Joko Widodo menegaskan predikat WTP yang diperoleh kementerian/lembaga dalam laporan pengelolaan keuangan adalah kewajiban, bukan prestasi.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
KPK tak kunjung menahan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji Tahun 2023-2024. Kerugian negara Masih diperiksa oleh BPK
Laporan masyarakat akan dianalisis secara mendalam.
Juru bicara Gus Yaqut, Anna Hasbie, mengungkapkan pembagian kuota Haji Tambahan 2024 harus dilihat secara utuh. Hal itu pula yang mendasari penerbitan Buku Putih Kuota Haji Tambahan 2024.
Menjawab pertanyaan jaksa, Ahok yang merupakan Komisaris utama Pertamina periode 2019-2024 mengaku belum bergabung dengan Pertamina.
KPK mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menghindari celah hukum dalam proses penyidikan kelak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved