Minggu 10 Juli 2022, 15:50 WIB

Mengamuk, Sapi di Lembang Terpaksa Disembelih di Jalan

Depi Gunawan | Nusantara
Mengamuk, Sapi di Lembang Terpaksa Disembelih di Jalan

MI/Depi Gunawan
Sejumlah warga berusaha menolong seekor sapi kurban yang terperosok selokan di Kampung Sukamaju, Desa Kayuambon Kecamatan Lembang

 

SEEKOR sapi kurban terpaksa disembelih di selokan Kampung Sukamaju, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/7). Awalnya, sapi tersebut mengamuk hingga kabur saat akan disembelih oleh panitia kurban sekitar pukul 10.30 WIB di sekitar masjid yang berada di wilayah tersebut. Diduga panik, si sapi malah terperosok ke dalam selokan sekitar sedalam 1,5 meter.

Panitia kurban dibantu warga berusaha mengangkat sapi dari selokan menggunakan tali tambang dan bisa diselamatkan dalam keadaan hidup. Lalu lintas kendaraan sementara distop selama sapi diangkat lantaran dikhawatirkan membahayakan.

Sementara sejumlah warga berkerumun menyaksikan lepasnya sapi tersebut setelah diangkat dan hendak dibawa ke masjid, warga kesulitan menggotong sapi berbobot ratusan kilogram itu. Akhirnya sapi kurban diputuskan disembelih dengan kepala menghadap selokan dan tubuhnya dibaringkan di jalan.

Baca juga: Sapi Kurban Bantuan dari Presiden Berbobot 800 Kg Hingga 1 Ton

Setelah dipastikan mati, tubuh hewan tersebut lalu dibawa kendaraan bak terbuka untuk dikuliti dan dipotong menjadi beberapa bagian di masjid Baiturrohmat.

Seorang warga, Asep, 43, mengaku, sempat melihat saat sapi terjebak di selokan. Sejumlah warga sudah berusaha menolong tapi sapinya memberontak.

"Tadi saat mau dipotong, sapinya lepas berlari terus masuk selokan," ucap Asep di lokasi.

Sapi tersebut merupakan hewan kurban sumbangan dari warga desa setempat dan diserahkan ke panitia kurban untuk disembelih. Beruntung, tidak ada warga maupun kendaraan yang sampai terseruduk.

"Alhamdulillah enggak sampai ada kejadian apa-apa, cuma kendaraan enggak bisa lewat beberapa menit karena tubuh sapi sempat menghalangi jalan setelah dievakuasi warga," tukasnya.(OL-5)

Baca Juga

Metrotv/Fransiskus Gerardus Molo

Kunjungi Desa Terpencil, Aiptu Yoseph Harus Gotong Motor

👤Fransiskus Gerardus Molo 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 10:00 WIB
Akses jalan itu dibuka sejak 2017 namun hingga kini belum diperhatikan. Akses jalan putus akibat diterpa Badai Seroja, pekan lalu, sehingga...
MI/Palce Amalo

Bank Indonesia NTT Lepas Ekspor Perdana Kacang Lurik Organik ke Jerman

👤Palce Amalo 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 09:30 WIB
Ekspor perdana dilepas dari gudang Kantor Cabang PT Profil Mitra Abadi Cabang Kupang di Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, yang ditandai...
ANTARA/Fransisco Carolio

Titik Api Bertambah 10 Kali Lipat, Sumut Siaga Karhutla

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 23:25 WIB
Sumut memiliki wilayah yang rentan mengalami karhutla karena memiliki 3,7 juta ha lahan hutan dan 261 ha lahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya