Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BAYI berusia tiga bulan asal Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, masih tertahan di RSUD Ben Mboi Ruteng, Kabupaten Manggarai. Orangtua bayi tak mampu membayar tagihan sebesar Rp14 juta untuk membiayai perawatan selama tiga pekan. Sementara pihak rumah sakit mengaku masih menunggu Pemkab Manggarai Timur untuk menjadi penanggung jawab pasien.
Karolina Fatima Keluru berusaha menenangkan Cika dalam pangkuannya. Ibu muda asal Manggarai Timur ini duduk di atas ranjang pada salah satu ruangan lantai tiga Ruang Anggrek RSUD Dr Ben Mboi Ruteng. Ia ditemani suaminya, Sabinus Jampung.
Cika merupakan putri sulung mereka dan baru berusia tiga bulan. Kondisi Cika saat ini sudah dinyatakan sembuh. Sebelumnya, ia menjalani perawatan intensif selama dua pekan di ICU rumah sakit tersebut karena gangguan pernapasan akut.
Selama dua pekan itu, Cika menggunakan alat bantu pernapasan. Ia baru dipindahkan ke ruangan perawatan anak selama sepekan terakhir menyusul kondisinya yang berangsur-angsur membaik.
Mekipun Cika sudah sembuh, kedua orangtuanya belum bisa membawanya pulang. Keluarga baru yang yang serbakekurangan ini tak mampu membayar tagihan rumah sakit sebesar Rp14 juta.
Karolina hanya ibu rumah tangga. Sabinus, suaminya, hanya seorang petani yang kadang-kadang bekerja serabutan dengan penghasilan tak tentu. Kini mereka bertahan di rumah sakit sambil berharap uluran tangan dan perhatian pemerintah.
"Anak saya sesak napas. Dirawat di sini selama tiga minggu lebih. Sekarang sudah sehat tetapi belum bisa keluar dari rumah sakit karena tidak bisa membayar. Terlalu banyak. Rp14 juta tagihannya."
Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Ben Mboi Ruteng, dokter Oktavianus Yanuarius Ampur, mengatakan bayi Cika tidak memiliki BPJS atau KIS sehingga tercatat sebagai pasien umum. Biayanya memang terbilang mahal karena selama di ICU, pasien tersebut menggunakan ventilator.
Namun pihak rumah sakit memahami kondisi ekonomi keluarga pasien yang ternyata tak mampu membayar tagihan rumah sakit. Karena itu, sejak mengetahui kondisi ekonomi keluarga pasien tersebut, pihaknya menghubungi Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur agar membantu pasien tersebut.
Hingga saat ini manajemen rumah sakit milik Pemkab Manggarai ini masih menunggu kepastian Pemkab Manggarai Timur untuk menjadi penanggung jawab pasien. "Yang penting buat kami bahwa pasien ini sudah diobati dan sudah sembuh. Kemudian terkait masalah biaya nanti coba kami koordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk pembayarannya. Kalau kami di sini yang penting ada penanggung jawabnya. Maksudnya begini, misalnya mau bayar bertahap oleh pemerintah. Yang penting ada penanggung jawab untuk pembiayaan pasien tersebut." (OL-14)
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Secara umum sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved