Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN lampu yang dipasang di objek Wisata Kajuwulu, Desa Magepanda, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, rusak alias tidak berfungsi. Akibatnya suasana gelap gulita di objek wisata bahari ini pun dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk dijadikan tempat mesum.
Berdasarkan pantauan Mediaindonesia.com, Kamis (30/6), terlihat hanya tiang-tiang besi lampu masih berdiri kokoh di samping 500 anak tangga. Namun, tidak terlihat balon lampu.
Sementara penutup balon lampu pun tersimpan rapi di bangunan tiga lantai yang juga tidak terurus. Akibatnya suasana objek wisata Kajuwulu menjadi gelap gulita sehingga dimanfaatkan oleh sekelompok orang menjadi tempat mesum.
Hal itu ditambah lagi terdapat lopo-lopo di lokasi objek wisata tersebut. Dengan kondisi tersebut, pemerintah terkesan cuek dengan kondisi lampu penerangan di fasilitas publik yang rusak tersebut.
Menurut salah satu warga setempat yang tidak mau namanya dipublikasikan, awalnya lokasi objek wisata Kajuwulu di malam hari sangat terang. Namun sudah beberapa tahun ini terlihat gelap gulita sehingga dimanfaatkan oleh orang-orang untuk melakukan mesum.
Baca juga: Sebagian Wilayah Bengkulu Dilanda Banjir, Longsor, Pohon Tumbang
"Kalau malam hari, saya biasa lewat disini, biasanya ada beberapa seepda motor masih parkir di jalan raya. Biasanya, mereka yang datang itu dengan pasangannya. Apalagi suasananya gelap," papar dia.
Untuk itu ia mengeluhkan kondisi objek wisata Kajuwulu yang gelap gulita. Dia pun mengaku heran dengan pemangku kepentingan membiarkan kondisi tersebut. Ia berharap instansi terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka segera memperbaiki lampu penerangan yang rusak tersebut.
"Harusnya pihak terkait segera mengambil tindakan untuk segera memperbaiki. Kalau malam kan biasanya ada saja muda-mudi berbuat mesum di tempat ini. Mungkin karena tempatnya gelap," pungkas dia. (OL-14)
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
Polres Belu ungkap kronologi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Atambua, NTT.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan mendampingi 12 warga Jabar dalam menghadapi kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved