Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN wilayah Provinsi Bengkulu dilanda bencana alam mulai dari banjir, longsor, hingga pohon tumbang. Bencana alam itu akibat hujan deras selama dua hari terakhir.
Dari pantauan di Kota Bengkulu, banjir merendam sejumlah titik permukiman hingga fasilitas umum seperti jalan. Banjir merendam antara lain Kelurahan Tanjung Agung, Tanjung Jaya, Rawa Makmur, Bintiring Permai, Surabaya, Bumi Ayu, Pekan Sabtu, Sawah Lebar,dan titik lain.
Selain itu ada pohon tumbang di kawasan Pantai Panjang yang sempat ditabrak pengendara. Kpala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Kristian Hermansyah,di Bengkulu, mengatakan hujan deras selama dua hari terakhir mengakibatkan terjadinya bencana alam seperti banjir, longsor,dan pohon tumbang di sejumlah wilayah.
"Saat ini BPBD tetap mengimbau agar masyarakat waspada terhadap banjir karena diprediksi hujan masih bakal melanda," katanya. Selain Kota Bengkulu, lanjut dia, di Kabupaten Bengkulu Tengah, banjir juga merendam permukiman warga di Desa Nakau, Taba Terunjam, Kembang Seri, Pulau Panggung, Lagan, Sri Kuncoro, dan lainnya. BPBD Bengkulu menyebutkan 886 rumah warga setempat terendam banjir akibat curah hujan yang terjadi sejak Rabu (29/6).
Baca juga: Libur Sekolah, Pantai Pangandaran Ramai Dikunjungi Wisatawan
Ada pula pohon tumbang di jalan lintas gunung Taba Penanjung. Karenanya, pengendara diminta waspada ataupun menunda
perjalanan terlebih dahulu.
Di samping banjir, hujan juga menyebabkan jalan amblas tepatnya di Desa Sendawar, Kabupaten Seluma. Longsor pun menutupi badan jalan yang menghubungkan Kabupaten Bengkulu Selatan menuju Pagar Alam, Sumatra Selatan. Ini mengakibatkan akses lalu lintas kendaraan untuk kedua wilayah tersebut mengalami lumpuh total. (OL-14)
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, masih bertahan Rp35 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir setelah pasokan mulai normal.
RUMAH warga yang berada di empat kecamatan di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, terendam banjir selama dua hari terakhir.
Berdasarkan pemantauan BMKG, Bibit Siklon Tropis 93S memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 74 kilometer per jam
Pada periode penyaluran 2025, lanjut dia, jumlah penerima bantuan pangan mengalami penurunan sebesar 1,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved