Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran Rp1,4 miliar dari pos dana tidak terduga dari APBD untuk pembelian obat dan vitamin bagi ternak agar tidak terpapar virus penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayahnya.
Pemkab juga meminta tambahan jatah vaksin kepada Kementerian Pertanian karena alokasi vaksin yang diterima tidak memadai. Hal itu disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tuban, Endro Budi Sulistyo, saat memberangkatkan petugas vaksin, Rabu (29/6).
Menurut dia, Pemkab Tuban telah mempersiapkan anggaran melalui mekanisme Bantuan Tidak Terduga (BTT) dari APBD sejumlah Rp1,4 miliiar untuk pembelian obat-obatan dan vitamin untuk ternak di kabupaten setempat.
"Melalui rapat kemarin, dari yang diajukan Rp1,9 miliyar, disetujui Rp1,4 mililar," ungkap Endro.
Ia menjelaskan, pada tahap pertama Kabupaten Tuban mendapatkan alokasi 3.100 dosis vaksin untuk enam kecamatan. Meliputi Kecamatan Kenduruan, Soko, Rengel, Grabagan, dan Singgahan, dengan masing-masing mendapatkan 600 dosis. "Khusus untuk Kecamatan Tuban mendapatkan 100 dosis," ujarnya.
Baca juga: Cegah Penularan Varian Baru Covid-19, Ganjar Gencarkan Vaksin Booster di Jateng
Vaksinasi telah mulai dilakukan sejak kemarin disejumlah desa di enam kecamatan tersebut. Di antaranya, untuk Kecamatan Tuban di Desa
Kembangbilo, Kecamatan Rengel di Desa Kanorejo, Kenduruan di Desa Sidorejo, Dusun Mojo Lor, Grabagan di Desa Banyubang, Dusun Gurdo, Singgahan di Desa Kedungjambe, dan Kecamatan Soko di Desa Bangunrejo.
"Masing-masing mendapatkan alokasi 100 dosis. Kami target penyuntikan vaksin tahap pertama selesai dalam 4 hari ke depan," terangnya.
Sementara itu, terkait jumlah vaksin, Endro mengakui masih kurang memadai. Pasalnya, populasi sapi di Kabupaten Tuban saja mencapai 354 ribu lebih, tersebar di 20 kecamatan 328 desa dan kelurahan.
Pemkab Tuban melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) juga meminta tambahan pada Kementerian Pertanian. Hal ini agar vaksinasi pada ternak bisa dilakukan secara optimal.
Hingga saat ini, ternak yang terpapar virus PMK di Kabupaten Tuban mencapai 4.953 ekor. Rinciannya, 3.391 ekor dalam kondisi sakit, kematian 10 ekor, dan kesembuhan 1.552 ekor. (S-2)
Gunung Semeru di Lumajang-Malang erupsi Selasa malam (17/2), kolom abu mencapai 800 meter. PVMBG ingatkan masyarakat hindari radius bahaya 5-17 km dari kawah.
Lokasi pengamatan dipilih secara selektif dengan mempertimbangkan keterbukaan ufuk barat, minim polusi cahaya, kondisi atmosfer yang baik, serta aksesibilitas dan keamanan lokasi.
Resmikan Green Toilet VIP Difable dan Revitalisasi Jalan Sisi Timur dan Utara Masjid Al Akbar
Mabes Polri membeberkan skema pembiayaan 1.179 SPPG dari koperasi, bank Himbara, hingga YKB. Pembangunan dapur MBG juga direncanakan menjangkau wilayah 3T.
PRESIDEN Prabowo mengatakan peran strategis NU berperan dalam menjaga pilar kebangsaan melalui persatuan
Selain mobil, beberapa dokumen juga ikut disita saat penggeledahan KPK di rumahnya waktu itu. H
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
Vaksinasi PMK bertujuan untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin guna mencegah ternak dari penularan PMK.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menerima sebanyak 19.500 dosis alokasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari pemerintah pusat pada Januari 2026.
Kementerian Pertanian memastikan akan terus menggenjot vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) sebagai langkah strategis pengendalian PMK.
Penyuntikan 33.525 dosis vaksin diprioritaskan untuk sapi, karena hewan ternak sapi yang paling banyak terjangkit PMK.
Vaksin ini diharapkan dapat mempercepat program vaksinasi bagi hewan ternak, mengingat pentingnya menjaga kesehatan sapi, kambing, dan domba, jelang Idul Adha
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved