Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA BP Batam, Muhammad Rudi, melantik 15 pejabat struktural Badan Usaha di Lingkungan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Selasa (28/6), bertempat di Balairung Sari BP Batam, Batam Centre.
Dasar pelantikan ini adalah Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 11 Tahun 2022 tentang Perubahan Perka BP Batam Nomor 16 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Usaha di Lingkungan BP Batam dan ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 95 Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Badan Usaha di Lingkungan Badan BP Batam, khususnya re-organisasi atau perubahan struktur Badan Usaha Bandar Udara.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pelantikan ini merupakan implementasi dari SK BP Batam Nomor 95 Tahun 2022.
Baca juga : Menko Airlangga Harap Pengembangan Bandara Hang Nadim Batam Dorong Kawasan BKK
“Dikarenakan BUBU Hang Nadim telah berubah menjadi KPBU Bandara Hang Nadim yang diserahkan kepada PT BIB, sehingga kawasan tersebut diharapkan dapat terbangun dengan baik, tentu koordinasinya tetap harus berjalan antara BP Batam dan PT BIB,” kata Muhammad Rudi.
Pelantikan dan pengambilan sumpah sejumlah 15 orang, yang terdiri dari 3 orang General Manager, 4 orang Manager dan 8 orang Asisten Manager.
Lebih rinci, adapun pejabat yang dilantik, antara lain:
1. Kurnia Budi, dilantik sebagai General Manager Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
2. Ferry Wise Manullang, dilantik sebagai GM Pelabuhan Barang, Badan Usaha Pelabuhan,
3. Benny Syahroni, dilantik sebagai GM Pelabuhan Penumpang, Badan Usaha Pelabuhan,
4. Moden Purba, dilantik sebagai Manager Pengelola Utilitas, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
5. Zulhilal, dilantik sebagai Manager Keuangan dan Umum, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
6. Hendrawan Widyanarko, dilantik sebagai Manager Pengelolaan Logistik, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
7. Muhammad Ali, dilantik sebagai Manager Pengembangan dan Kerjasama Usaha, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
8. Kurnia Silfiadi, dilantik sebagai Asmen Kerjasama Usaha, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
9. Mangasi Panjaitan, dilantik sebagai Asmen Pelayanan Utilitas, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
10. Vargas Rusdi, dilantik sebagai Asmen Perencanaan dan Operasional Utilitas, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
11. Boyke Laksmana, dilantik sebagai Asmen Pelayanan Logistik, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
12. Darten Suselo, dilantik sebagai Asmen Sumber Daya Manusia dan Umum, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
13. Azhari, dilantik sebagai Asmen Pengembangan Usaha, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
14. Arif Nurrahman, dilantik sebagai Asmen Perencanaan dan Operasional Logistik, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam,
15. Adrian Rialdi, dilantik sebagai Asmen Keuangan, Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim Batam.
Baca juga : Kunjungi Batam, Presiden Jokowi Apresiasi Progresivitas Pembangunan Batam
Sebagaimana diketahui, pada 21 Desember 2021 lalu, BP Batam telah melakukan penandatanganan kerja sama pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam dengan PT Bandara Internasional Batam (BIB) sebagai Badan Usaha Pelaksana yang dibentuk oleh Konsorsium PT Angkasa Pura I - Incheon International Airport Corporation (IIAC) - PT Wijaya Karya Tbk. (Persero) (WIKA), selaku pemenang lelang pengadaan Badan Usaha Pelaksana Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandara Hang Nadim Batam dengan masa pengelolaan 25 tahun.
Kemudian, pada Jumat, (24/6/2022) lalu, telah dilakukan serah terima pengelolaan Bandara Hang Nadim dari BP Batam kepada PT BIB, maka dari itu, BP Batam perlu melakukan re-organisasi atau perombakan struktur Badan Usaha Badan Udara agar lebih efektif dan efisien dalam pelaksanaan tugasnya ke depan.
Muhammad Rudi, berharap, dengan dilantiknya pejabat Badan Usaha Bandar Udara dan Badan Usaha Pelabuhan dapat lebih meningkatkan kinerja, memberikan inovasi-inovasi terkait apa yang harus dikembangkan yang dapat memberikan pelayanan terbaik bagi publik dan tentunya pendapatan bagi BP Batam.
“Saya harap pejabat yang telah dilantik dapat melaksanakan tugasnya dengan profesional dan penuh tanggung jawab, berdedikasi tinggi serta turut mengawasi KPBU Bandara Hang Nadim demi kemajuan dan membangkitkan perekonomian Batam. Selamat Bekerja!” pungkas Muhammad Rudi.
Turut hadir dalam pelantikan Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro; Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad; dan Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam, serta Pejabat Tingkat II di Lingkungan BP Batam.. (RO/OL-09)
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota Muslim pertama New York City dengan mengucapkan sumpah jabatan menggunakan Al-Qur’an.
Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City (NYC) pada Kamis (1/1). Upacara pengambilan sumpah jabatan berlangsung di bekas stasiun kereta bawah tanah, Old City Hall
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu (17/12).
WAKIL Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menekankan identitas utama Kementerian Haji dan Umrah harus dibangun dari karakter integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
Ketua Majelis Pendidikan Tinggi KAHMI Siti Zuhro menekankan peran diaspora sebagai penghubung antara Indonesia dan dunia internasional.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharudin mengungkapkan Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia ini menjadi komitmen Ansor dalam mengawal aspirasi masyarakat untuk menjaga Indonesia.
DI tengah harga pangan yang mencekik, biaya kesehatan yang membuat keluarga rapuh semakin jatuh miskin, serta pasar kerja yang seret, publik dipaksa menelan ironi yang sama setiap hari.
Sebagai wakil rakyat, mereka semestinya menanggapi aspirasi masyarakat dengan bahasa dan sikap yang santun
Pejabat publik idealnya memaknai demokrasi dengan dialog dinamis, bukan hanya respons pasif pada tekanan massa.
Setiap tahun, deretan pejabat publik terjerat kasus hukum. Sistem hukum dan birokrasi sering kali gagal membedakan antara kesalahan administratif dan kejahatan yang disengaja.
Kasus demi kasus menimpa para pejabat publik, dari tingkat pusat hingga daerah. Bahkan mereka yang dikenal berintegritas dan punya niat baik pun bisa terjerat perkara hukum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved