Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA jual tandan buah segar (TBS) di tingkat petani sawit anjlok. Saat ini, harga penjualan sawit di tingkat pengepul hanya Rp900 per kilogram sementara di tingkat pabrik Rp1.200 per kilogram.
Muhammad Anto, 34 tahun, petani sawit di Kecamatan Keluang, Musi Banyuasin, Sumsel, mengungkapkan sudah sepekan terakhir harga sawit di turun di level terendah selama 2022 ini.
"Harga semula Rp3.500 per kilogram, lalu turun menjadi Rp2.100 per
kilogram, dan sekarang di harga pabrik Rp1.200 per kilogram, jika di harga pengepul Rp900 per kilogram. Harga ini sudah jatuh sejak seminggu terakhir dan ini harga yang paling rendah," kata dia, Selasa (28/62).
Ia menjelaskan, pihaknya hanya bisa pasrah menerima kenyataan pahit itu. Sebab mau tidak mau, semua petani di wilayahnya tetap harus menjual hasil panen.
Jika tidak dijual, maka sawit dari hasil perkebunan itu bisa busuk dan sia-sia. "Daripada rugi lebih besar, kami terpaksa jual dengan harga murah dan jatuh," ucapnya.
Diakuinya, dengan harga yang berlaku saat ini tentu berdampak besar bagi petani. Sebab uang yang dihasilkan dan didapat tidak akan mampu dan mencukupi untuk mengembangkan dan mengelola perkebunannya.
"Sekarang saja, kami tidak lakukan pemupukan di kebun sawit kami. Kami lakukan ini untuk menekan cost. Harga pupuk sekarang sangat tinggi, sebab rata-rata petani disini tidak mendapat pupuk subsidi. Jika pun ada terbatas dan sedikit. Jadi kami memilih tidak menebar pupuk," jelasnya.
Meski akan berdampak besar terhadap keberlangsungan perkebunannya, petani hanya bisa pasrah dan berharap adanya bantuan dari pemerintah. "Kami harapkan pupuk subsidi bisa menutupi ini semua. Dan berharap besar agar harga sawit bisa dikendalikan," terang Anto.
Hal serupa diungkapkan Oyong, 36 tahun, warga Kecamatan Keluang. Diakuinya, dengan harga yang anjlok ini akan membuat para petani sawit lesu menggarap lahan perkebunannya. Apalagi untuk melakukan replanting.
"Kalau tidak ada kebijakan dari pemerintah untuk mendukung kami, pasti ini akan membuat kami semakin terpuruk," ucapnya.
Harga yang berlaku saat ini, kata dia, hanya cukup untuk mengembalikan modal angkut hasil sawit ke pabrik saja. "Petani sawit akan sulit mendapatkan keuntungan, bahkan untuk memutar modal pun pas-pasan dan serba kekurangan," pungkasnya. (OL-15)
Normansyah menegaskan BPDP berkomitmen berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kementerian terkait dalam mempercepat program-program perkebunan tersebut.
Di tengah harga energi global yang masih bergejolak dan tekanan impor bahan bakar minyak yang terus membayangi anggaran negara, kebijakan energi kini tak lagi sekadar urusan teknis.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
BERBAGAI komentar negatif terus dinarasikan dalam beberapa bulan terakhir ini terkait dengan komoditas nonmigas andalan utama ekonomi nasional, yakni kelapa sawit.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Dengan mengurangi harga barang yang dilaporkan, maka bea masuk yang dibayarkan juga akan berkurang dan hal tersebut sangat merugikan ekonomi dari sisi pendapatan negara.
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Gerakan Pramuka menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam mencetak generasi muda petani.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved