Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR air laut pasang (rob) kembali merendam kawasan pantura Jawa Tengah dengan ketinggian air 20-80 sentimeter. Warga sepsnjsng pesisir Brebes-Rembang diminta untuk kembali waspada dan siaga.
Pemantauan Media Indonesia, Selasa (21/6), pengaruh supermoon menjadi air laut di utara Jawa pasang. Meskipun tidak setinggi pada akhir Mei lalu, banjir rob kembali merendam berbagai kawasan di sepanjang pantura Jawa Tengah termasuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Di Kota Semarang, banjir sejak petang merendam Pelabuhan Tanjung Emas Semarang hingga sampai terminal peti kemas dengan ketinggian air 40-80 sentimeter. Akibatnya aktivitas terganggu terutama kendaraan yang keluar masuk harus melintasi jalan yang tertutup banjir.
Puluhan petugas dari Tim SAR Direktorat Polairud Polda Jateng terlihat bersiaga mengevakuasi warga jika kondisi semakin membahayakan keselamatan. Sejumlah petugas lain terus melakukan penyedotan air menggunakan beberapa pompa yang tersedia. "Kami siagakan petugas dan melakukan pengecekan seluruh tanggul," kata Direktur Polairud Polda Jateng Kombes Haryadi.
Banjir rob juga kembali merendam beberapa wilayah di Kabupaten Demak seperti Sayung, Wedung, dan Bonang dengan ketinggian air 20-50 sentimeter. Demikian juga Kabupaten Kendal di Kaliwungu, Kendal Kota, dan Patebon dengsn
ketinggian air 10-30 sentimeter. "Rob juga merendam daerah lain dari mulai Brebes-Rembang dengan ketinggian bervariasi, tetapi sejauh ini masih belum menimbulkan arus pengungsi," kata Kepala BPBD Jawa Tengah Bergas C Penanggungan.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mengingatkan warga untuk tetap waspada terutama yang berada di pesisir pantura, karena banjir rob diperkirakan masih akan berlangsung pada Juni dan Juli mendatang. "Tetap waspada dan
siaga karena gelombang tinggi dan laut pasang masih terjadi," imbuhnya.
Baca juga: PMK Merebak di Ngawi, Peternakan Diminta tidak Panik
Selain itu untuk mengantisipasi bencana rob besar seperti Mei lalu, ujar Ganjar, diminta seluruh warga dan aparat hingga tingkat desa berada di wilayah pesisir melakukan patroli untuk mengecek tanggul. Jika ditemukan ada permasalahan seperti retak atau bocor segera laporkan dan akan diperbaiki.
Tidak hanya warga di daerah pesisir, lanjut Ganjar, kesiagaan bencana juga diminta kepada warganya di daerah perbukitan, karena intensitas hujan tinggi dan angin ribut juga menjadi ancaman serius terjadi bencana longsor dan angin puting beliung. "Gunakan ilmu titen untuk mengantisipasi korban jiwa," tambahnya. (OL-14)
Banjir kembali memaksa warga Perumahan Pandan Asri, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, meninggalkan rumah mereka, Kamis (12/2) dan mengungsi ke gedung olahraga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
TIM gabungan menertibkan bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Citarum khususnya di wilayah RT 01/09 Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (11/2).
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kembali memicu banjir di Desa Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Rabu (11/2) sekitar pukul 18.35 WIB.
SEBANYAK 112 rumah di Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang luapan Kali Kedunggigil, Rabu (11/2).
Pompa air bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai dipasang di sejumlah titik banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hingga kini masih terendam dengan ketinggian air 30-120 cm.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved