Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR air laut pasang (rob) kembali merendam kawasan pantura Jawa Tengah dengan ketinggian air 20-80 sentimeter. Warga sepsnjsng pesisir Brebes-Rembang diminta untuk kembali waspada dan siaga.
Pemantauan Media Indonesia, Selasa (21/6), pengaruh supermoon menjadi air laut di utara Jawa pasang. Meskipun tidak setinggi pada akhir Mei lalu, banjir rob kembali merendam berbagai kawasan di sepanjang pantura Jawa Tengah termasuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Di Kota Semarang, banjir sejak petang merendam Pelabuhan Tanjung Emas Semarang hingga sampai terminal peti kemas dengan ketinggian air 40-80 sentimeter. Akibatnya aktivitas terganggu terutama kendaraan yang keluar masuk harus melintasi jalan yang tertutup banjir.
Puluhan petugas dari Tim SAR Direktorat Polairud Polda Jateng terlihat bersiaga mengevakuasi warga jika kondisi semakin membahayakan keselamatan. Sejumlah petugas lain terus melakukan penyedotan air menggunakan beberapa pompa yang tersedia. "Kami siagakan petugas dan melakukan pengecekan seluruh tanggul," kata Direktur Polairud Polda Jateng Kombes Haryadi.
Banjir rob juga kembali merendam beberapa wilayah di Kabupaten Demak seperti Sayung, Wedung, dan Bonang dengan ketinggian air 20-50 sentimeter. Demikian juga Kabupaten Kendal di Kaliwungu, Kendal Kota, dan Patebon dengsn
ketinggian air 10-30 sentimeter. "Rob juga merendam daerah lain dari mulai Brebes-Rembang dengan ketinggian bervariasi, tetapi sejauh ini masih belum menimbulkan arus pengungsi," kata Kepala BPBD Jawa Tengah Bergas C Penanggungan.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mengingatkan warga untuk tetap waspada terutama yang berada di pesisir pantura, karena banjir rob diperkirakan masih akan berlangsung pada Juni dan Juli mendatang. "Tetap waspada dan
siaga karena gelombang tinggi dan laut pasang masih terjadi," imbuhnya.
Baca juga: PMK Merebak di Ngawi, Peternakan Diminta tidak Panik
Selain itu untuk mengantisipasi bencana rob besar seperti Mei lalu, ujar Ganjar, diminta seluruh warga dan aparat hingga tingkat desa berada di wilayah pesisir melakukan patroli untuk mengecek tanggul. Jika ditemukan ada permasalahan seperti retak atau bocor segera laporkan dan akan diperbaiki.
Tidak hanya warga di daerah pesisir, lanjut Ganjar, kesiagaan bencana juga diminta kepada warganya di daerah perbukitan, karena intensitas hujan tinggi dan angin ribut juga menjadi ancaman serius terjadi bencana longsor dan angin puting beliung. "Gunakan ilmu titen untuk mengantisipasi korban jiwa," tambahnya. (OL-14)
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
MENTERI Perhubungan RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung jalur kereta api lintas Pekalongan-Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1).
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Perjalanan sejak pagi relatif lancar, namun kendala muncul saat memasuki wilayah Pekalongan akibat hujan lebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved