Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Bengkulu menyebutkan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku SA, warga Kelurahan Bunga Mas Kabupaten Seluma, membunuh anggota Kodim 0425 Seluma Serka Halil Putra karena terjadi kesalahpahaman. Saat ini proses hukum terhadap pelaku tetap berlangsung dan SA ditahan di Mapolda Bengkulu.
"Berdasarkan pengakuan pelaku, peristiwa tersebut terjadi akibat salah paham. Namun kami masih mengumpulkan saksi-saksi untuk memastikan penyebabnya," kata Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno di Bengkulu, Jumat (10/6).
Proses hukum SA tetap ditangani Polres Seluma. Namun penahanan pelaku dititipkan di Polda Bengkulu.
Sudarno menyatakan salah paham antara pelaku dan korban tidak terkait dengan konflik lahan perkebunan tetapi karena ada miskomunikasi kedua pihak. "Sebelum kejadian, sempat terjadi cekcok mulut. Korban kemudian dilaporkan ke Polres Seluma karena pelaku tidak senang anaknya dituduh melakukan sesuatu oleh korban," ujarnya.
Baca juga: Pimpinan Khilafatul Muslimin Jateng dan Klaten Jadi Tersangka
Pihak kepolisian yang menerima laporan tersebut mengarahkan pelaku melaporkan permasalahan tersebut ke Kodim, sebab korban merupakan anggota TNI. Cekcok mulut antara korban dan pelaku itu berlanjut dengan perkelahian berdarah. Keduanya menggunakan senjata tajam jenis parang yang berujung meninggalnya korban.
Usai membunuh korban, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polres Seluma. Saat anggota memeriksa lokasi, pihaknya menemukan jenazah korban sesuai dengan laporan yang disampaikan pelaku. (Ant/OL-14)
SEORANG anak menderita cacingan di Kabupaten Seluma, Bengkulu. Menanggapi hal itu, BKKBN mengaku telah memberikan intervensi bantuan nutrisi.
Di bidang infrastruktur masih banyak jalan yang menghambat untuk masuk atau keluarnya hasil pertanian, sehingga menimbulkan ekonomi biaya tinggi.
Sedikitnya 1.662 hektere (ha) area persawahan yang tersebar di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, mulai kekeringan sejak satu bulan terakhir.
"Kita ingin memastikan dalam rangka hari anak nasional bahwa stunting itu selalu turun setiap tahunnya, tidak bisa langsung hilang, tetapi turun,” ucap Presiden
Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Seluma, Bengkulu, Selasa (21/2), pukul 03.13 WIB.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Peserta try out terdiri dari 1.000 orang siswa kelas 6 Sekolah Dasar dan 1.000 siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama.
PERUM Bulog Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah melaksanakan program serapan gabah dan jagung petani mencapai 86, 859 ton pada 2025 lalu.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menerima sebanyak 19.500 dosis alokasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari pemerintah pusat pada Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved