Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT pasokan kurang, harga cabai rawit merah di pasar tradisional di Kota Jambi dan sekitarnya, Senin (6/6), per kilogram menembus Rp100 ribu. Harga tersebut naik 11% dari hari sebelumnya yang masih dibanderol Rp90 ribu per kilogram.
Untuk jenis cabai rawit hijau, harganya masih bertahan di Rp75 ribu per kilogram. Harga cabai merah besar dan cabai merah keriting naik tajam. Berturut-turut harganya dibanderol Rp52 ribu dan Rp55 ribu per kilogram. Masing-masing naik sekitar Rp10 ribu per kilogram dari hari sebelumnya.
Menurut penanggung jawab monitoring harga sembako Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Zidni Aisyah, melambungnya harga cabai-cabaian tersebut disebabkan berkurangnya pasokan produsen lokal dan luar Jambi, seperti Bengkulu dan Jawa tengah.
Begitu juga bawang merah, Zidni Aisyah melaporkan kenaikan harga sekitar 11% dari hari sebelumnya. Harga bawang
merah yang dominan dipasok dari pula Jawa itu kini dipatok Rp40 ribu per kilogram. Harga bawang putih malah turun dari Rp18 ribu menjadi Rp16 ribu per kilogram.
Tidak hanya cabai dan bawang merah, kenaikan harga yang dikeluhkan warga belakang ini terjadi untuk komoditas sayuran, seperti terong, kol, buncis, dan lainnya. "Serbamahal Pak. Sayur-mayur juga ikut merangsek naik seperti sayur kangkung yang biasanya satu ikat dapat Rp1.500 kini Rp2.000. Terong, timun juga begitu. Per kilonya rata-rata naik Rp1.000," ungkap Ida, seorang ibu rumah tangga di Kota Jambi. (OL-14)
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kepuh, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, harga cabai merah kini sudah mencapai Rp35 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram tergantung jenis
DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto menyatakan bahwa kenaikan harga cabai rawit merah karena faktor kekeringan.
Permintaan cabai rawit ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meningkat menyusul dibangunnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
KIAN mendekatnya hari raya Idul Fitri 2024 harga semua komoditas cabai di seluruh pasar tradisional di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), hari ini kian melambung tinggi.
Harga bahan pokok di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), meroket. Selain beras, harga cabai, bawang, tomat, dan mentimun melambung tinggi.
Sampai hari ini harga beras dan bahan pokok di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, harga beras dan bahan pokok masih tinggi. Bahkan harga beras premium masih menyentuh Rp18 ribu.
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved