Senin 06 Juni 2022, 08:00 WIB

Kasus PMK di Kabupaten Semarang Melonjak Diusulkan KLB

Akhmad Safuan | Nusantara
Kasus PMK di Kabupaten Semarang Melonjak Diusulkan KLB

dok.ant
Peternak sedang memberikan pakan tambahan/vitamin untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK)

 

KASUS penyakit mulut dan kuku (PMK) Kabupaten Semarang semakin melonjak, jumlah hewan ternak seperti sapi, kerbau dan kambing terpapar kini mencapai 873 ekor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengusulkan kejadian luar biasa (KLB).

Pemantauan Media Indonesia Senin (6/6), dari data di dinas pertanian perikanan dan pangan setempat kini telah mencapai 873 ekor atau naik dari sebelumnya sebanyak 494 ekor.

Meskipun Pemkab Semarang telah memperpanjang penutupan tujuh pasar hewan, namun para pedagang hewan ternak tetap memperdagangkan ternak berkuku dua tersebut secara terang-terangan, hanya bedanya sebagian berada di pinggiran jalan luar areal pasar.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menilai kondisi wabah PMK yang semakin tidak terkendali tersebut cukup mengkhawatirkan, sehingga berbagai upaya terus ditempuh untuk dapat mengatasi penyebaran penyakit yang semakin luas dan besar. "Kita usulkan KLB untuk PMK ini," ujarnya.

Selain telah membentuk gugus tugas penanganan PMK tersebut, lanjut Ngesti Nugraha, seluruh dokter hewan dan tim medis di daerah ini dilibatkan untuk mengatasi penyakit pada hewan ternak itu yakni merespon secara cepat di lapangan, pengobatan, pemberian vitamin hingga penyemprotan disinfektan secara serentak di setiap kandang.

Usulan KLB untuk PMK ini, ungkap Ngesti Nugraha, diharapkan dapat menggunakan dana tak terduga dan penggunaan dana desa serta sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) untuk mengatasi penyakit ternak yang terus meningkat dalam sepekan terakhir.

Penutupan sejumlah pasar hewan juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Kendal hingga 14 hari kedepan setelah ditemukan 265 ekor ternak terpapar PMK di daerah ini yakni 256 ekor sapi dan sembilan kerbau yang tersebar di 11 kecamatan. "Kita tutup pasar hewan untuk mencegah terjadinya penyebaran PMK," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal Pandu Rapriat Rogojati.

Ketiga pasar hewan yang ditutup hingga 19 Juni mendatang, lanjut Pandu Raprist Rogojati, yakni Pasar Hewan Sukorejo, Boja dan Cepiring karena ada kecenderungan terjadi peningkatan kasus PMK, sehingga Perdagangan dihentikan dan penanganan terhadap hewan ternak terindikasi terus dilakukan secara cepat.

Sementara itu Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Batang kembali membuka yigs pasar hewan setelah menutup selama 14 hari. "Kita sudsh izinkan tiga pasar hewan dibuka kembali," kata Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Batang Subiyanto.

Ketiga pasar hewan di Batang tersebut, ungkap Subiyanto, yakni Pasar Hewan Batang, di Sambong, Pasar Hewan Bandar dan Pasar Hewan Limpung yang sebelumnya ditutup sejak 21 Mei lalu akibat mulai mewabah PMK di daerah ini.

Pembukaan kembali tiga pasar hewan di Batang ini, demikian Subiyanto, setelah dilakukan koordinasi dan mendapatkan persetujuan dari Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Batang, namun untuk operasional pasar hewan tersebut dilakukan pengawasan ketat dan disiapkan tim kesehatan hewan.

Sebelumnya di Kabupaten Batang berdasarkan data dari Dislutkanak terdapat 190 ekor ternak berstatus suspeck, 8 ekor terkonfirmasi dan dinyatakan sembuh PMK sebanyak 37 ekor. "Sedangkan hewan ternak yang masih bergejala saat ini masih dilakukan karantina dan pengobatan secara intensif," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dislutkanak Batang Syam Manohara. (OL-13)

Baca Juga: Ribuan Santri di Indramayu Doa Bersama agar Ganjar Jadi Presiden 2024

Baca Juga

MI/Benny Bastiandy

Tidak Ada Kerusakan pada Situs Gunung Padang akibat Gempa

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 23:04 WIB
Saat gempa mengguncang Cianjur, dirasakan cukup kencang di area situs, sehingga pihaknya langsung melakukan pemantauan dan pendataan namun...
dok.ist

Salurkan Bantuan IDC 83, BIN Sisir Wilayah Terpencil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 22:51 WIB
TIM Kemanusiaan BIN terus menyisir daerah-daerah terdampak yang terisolir untuk memberikan bantuan kepada penyintas gempa bumi...
MI/RAMDANI

Terdampak Gempa, Pendakian ke Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 22:34 WIB
Di sejumlah jalur pendakian ditemukan retakan di geger bibir kawah Gunung...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya