Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKAM Ahmad Syafii Maarif di Taman Husnul Khotimah, Dusun Dukuh, Desa Donomulyo, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) disinggahi banyak peziarah. Pengurus makam setempat menyebut kedatangan peziaran itu ada sejak almarhum selesai dikebumikan kemarin.
"Setelah penguburan sampai malam sekitar jam 9-an (21.00 WIB) banyak yang ziarah datang," ucap salah satu pengurus makam, Arifin, hari ini.
Ia mengatakan sudah ada sejumlah pejabat yang berziarah hari ini. Salah satunya anggoat DPR Hidayat Nur Wahid yang mengonfirmasi berziarah pada sore pukul 17.00 WIB.
Menurut Arifin, puluhan peziaran sudah silih berganti datang di pemakaman Taman Husnul Khotimah. Menurut dia, mereka berasal dari berbagai daerah.
"Mobilnya pelat B (Jakarta) yang banyak. Tadi juga ada yang dari Padang. Kalau yang dari (area Jogja) tak terhitung," ungkapnya.
Salah seorang peziarah, Abdul Muid Nawawi, datang langsung dari Jakarta. Ia mengaku sengaja meluangkan waktu untuk mendoakan Buya Syafii di dekat pusaranya.
Baca juga: Hubungan Syafii Maarif dengan Gus Dur dan Pak Harto
"Saya (sebetulnya) tidak tahun (kemarin) Buya (Syafii) wafat, tetapi mengikuti berita tentang Buya sejak beliau beberapa kali terakhir masuk rumah sakit," ujarnya.
Abdul Muid mengakui menjadi salah satu anggota Muhammadiyah. Ia mengatakan sejumlah temannya sesama kader Muhammadiyah sempat membezuk Buya Syafii saat masih dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping.
Ia menambahkan, dirinya mengenal Buya Syafii sejak menjadi bagian Ikatan Muda Muhammadiyah. Saat itu, Buya Syafii menjabat Ketua PP Muhammadiyah. Ia mengatakan Buya Syafii menaruh perhatian terhadap perkembangan kader muda Muhammadiyah.
"Beliau saat itu konsen (mengurusi) progresivitas anak-anak muda Muhammadiyah karena saat itu ada stagnasi dalam perkembangan pemikiran maupun aktivitas. Beliau bikin sebuah program yang sampai sekarang masih berjalan yaitu membuat jaringan intelektual muda Muhammadiyah," kata dia.
Buya Syafii Maarif wafat karena serangan jantung di Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman pukul pukul 10.15 WIB, Jumat, 27 Mei 2022. Catatan pihak RS PKU Gamping, Buya Syafii mendapat serangan jantung pertama kali dan dirawat pada 15 Maret lalu. Serangan jantung kedua terjadi pada 14 Mei dan dirawat hingga akhirnya dinyatakan wafat.
Jenazah sempat disemayamkan di Masjid Besar Kauman Yogyakarta untuk disalatkan. Usai disemayamkan, jenazah Buya Syafii dikebumikan di Taman Makam Husnul Khatimah Muhammadiyah di Dusun Dukuh, Desa Donomulyo, Kecamatan Nanggulan, Kulon Progo.(OL-4)
Membaca Al-Quran akan memberikan pengaruh spiritual lebih dalam apabila dilakukan dengan tartil, sesuai perintah dalam Al-Muzammil ayat 4.
Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah secara individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial dalam memperkuat kerukunan dan persatuan.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Sekjen PSI sekaligus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan ajaran Islam memiliki landasan teologis kuat untuk menjaga lingkungan dan hutan dalam perspektif ekoteologi.
Abdul Mu’ti menukil buku Tom Nichols Matinya Kepakaran (The Death Of Expertise) yang menggambarkan ilmuwan itu semakin tersaingi oleh berbagai teknologi.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Berikut jadwal imsakiyah Jakarta Rabu, 18 Februari 2026 lengkap dengan waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Catat waktu imsak 04.33 WIB dan buka puasa 18.18 WIB.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Pelajari pentingnya niat puasa Ramadan, kapan harus dilakukan, dan cara meniatkan puasa agar ibadah sah dan penuh keikhlasan.
Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. KH Anwar Iskandar dari MUI mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Ia mengajak umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved