Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR air laut pasang (rob) merendam Kota Pekalongan kembali tinggi setelah sempat surut. Jumlah warga pengungsi bertambah dan tetap bertahan di tujuh titik pengungsian.
Pemantauan Media Indonesia, Rabu (25/5), hujan ringan sejak dini hari masih mengguyur Kota Pekalongan. Ratusan warga bersama aparat dari TNI, Polri, dan instansi terkait bahu-membahu berupaya menutup tanggul Sungai Meduri di Kelurahan Tirto yang jebol sepanjang 13 meter diterjang banjir rob, Senin (23/5).
Hingga siang, petugas di beberapa titik tempat pengungsian terus sibuk memasak makanan siap saji bagi pengungsi serta warga lain terdampak banjir rob yang masih bertahan di rumah masing-mmasing-masing. Banjir rob melanda beberapa wilayah yakni Kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan Barat, dan Pekalongan Timur.
Hingga kini ketinggian masih di atas 50 sentimeter. Bahkan di sekitar bibir pantai, ketinggian air di atas satu meter sehingga cukup menyulitkan warga beraktivitas.
"Jumlah pengungsi akibat banjir rob meningkat. Sebelumnya pengungsi hanya 211 jiwa saat ini telah mencapai 350 jiwa tersebar di tujuh titik lokasi pengungsian," ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha.
Berdasarkan data yang ada, demikian Dimas Arga Yudha, pengungsi terbanyak ada di Tirto yakni Aula Kelurahan Tirto menampung 127 orang dan Masjid Khusnul Khulk Tirto 65 orang. Titik pengungsian lain seperti Kelurahan Degayu menampung 52 orang, Masjid Al Karomah 44 orang, Markas PMI 32 orang, dan TPQ At-taubah 30 orang.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tanjakan Pari, Sopir Bus Pandawa Jadi Tersangka
Sebelumnya banjir rob di Kota Pekalongan sempat turun hanya berkisar 50 sentimeter, lanjut Dimas Arga Yudha, tetapi memasuki sore kembali meningkat hingga mencapai 1,2 meter. Karenanya, warga tetap bertahan di pengungsian bahkan bertambah. (OL-14)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 16 perjalanan kereta api akibat dampak cuaca ekstrem dan banjir yang melanda sejumlah wilayah.
BPBD Kabupaten Probolinggo mencatat dampak signifikan akibat banjir yang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Pasangan pengantin tetap menggelar resepsi meski banjir menggenangi lokasi acara akibat tingginya curah hujan di Pekalongan.
Hingga Minggu (18/1) sore, ribuan penumpang membatalkan tiket perjalanan dari wilayah Daop 4 Semarang, maupun stasiun keberangkatan lainnya akibat banjir Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved