Rabu 25 Mei 2022, 15:46 WIB

Kecelakaan Maut Tanjakan Pari, Sopir Bus Pandawa Jadi Tersangka

Kristiadi | Nusantara
Kecelakaan Maut Tanjakan Pari, Sopir Bus Pandawa Jadi Tersangka

MI/Kristiadi.
Unit Gakkum Satlantas Polres Ciamis tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap sopir bus pariwisata PO Pandawa berinisial IP alias Ipay.

 

POLRES Ciamis menetapkan sopir bus Pariwisata PO Pandawa berinisial IP, 49, warga Tangerang, menjadi tersangka setelah gelar perkara dilakukan pada Rabu (25/5) dini hari. Penetapan tersangka tersebut sesuai dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Tanjakan Pari, Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan, yang dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ciamis, Jawa Barat.

Kapolres Ciamis Ajun Ajun Komisaris Besar Tony Prasetyo Yudhangkoro mengatakan sesuai hasil penyelidikan dan penyidikan termasuk memeriksa 14 saksi di lokasi kejadian terdapat kelalaian seorang pengemudi dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Akan tetapi, dalam penetapan tersebut untuk kondektur hanya menjadi saksi atas kejadian tersebut.

"Kami telah melakukan gelar perkara kejadian itu termasuk memeriksa saksi memang tidak ada yang melihat kejadian tersebut. Namun, pemeriksan lain yang dilakukan selama ini ada dari 3 penumpang, 4 warga setempat, 5 pemilik rumah, dan 2 orang keluarga meninggal dunia semua sesuai dengan hasil gelar perkara bahwa ada kelalaian yang dilakukan pengemudi," katanya, hari ini.

Ia mengatakan, kecelakaan yang terjadi di Kecamatan Panumbangan terutama ketika melewati turunan hingga kondisi jalan sempit sehingga penyebab utama yakni faktor manusia dan kurangnya antisipasi dalam berkendara. Namun, profesi sopir sudah berpengalaman tetapi kurang menguasai pengereman saat kejadian itu.

Baca juga: Sopir Bus yang Kecelakaan di Ciamis Serahkan Diri

"Bus pariwisata PO Pandawa yang membawa rombongan peziarah Majelis Taklim Tarbiatul Muftabi'in dari Tangerang, Banten, memliki kondisi rem dengan kategori cukup baik tetapi sopir tidak menguasai rem saat melakukan oper persneling," ujarnya. Atas kejadian kecelakaan tersebut, sopir bus sudah ditahan dan dikenakan Pasal 310 ayat 1, 2, dan 4 jo 312 tentang perbuatan lalai dalam berkendala. Ia terancam satu tahun penjara dan ayat 4 diancam 4 tahun karena sopir berusaha kabur tanpa memberikan pertolongan terhadap korban.

Sebelumnya, bus pariwisata PO Pandawa nomor polisi DK 7307 WA mengalami kecelakaan pada Sabtu (21/5) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibatnya, empat orang meninggal dunia dan puluhan lain luka-luka. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA/NOVRIAN ARBI

Presiden Sebut Pembangunan 56 Ribu Hunian Korban Gempa Cianjur Dimulai Hari Ini

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 05 Desember 2022, 11:50 WIB
Bantuan tunai untuk perbaikan rumah akan mulai diserahkan Kamis (8/12) dengan nilai hingga Rp50...
Dok. BWS

BWS Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Pensiunan Korban Gempa Cianjur

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 05 Desember 2022, 11:47 WIB
BWS menyalurkan bantuan berupa 1,300 paket sembako untuk para pensiunan yang berlokasi di cianjur dan...
MI/VOUCKE LONTAAN

Reserse Narkoba Polresta Manado Gagalkan Peredaran 30 Paket Sabu

👤Voucke Lontaan 🕔Senin 05 Desember 2022, 11:30 WIB
Terduga pengedarnya ialah seorang pria berinisial YK, 30, yang merupakan pegawai honorer di salah satu instansi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya