Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Kecelakaan Pemotor di Bekas Galian Condet, Kontraktor Tegaskan Bertanggung Jawab

Basuki Eka Purnama
31/3/2026 09:56
Kecelakaan Pemotor di Bekas Galian Condet, Kontraktor Tegaskan Bertanggung Jawab
Bekas galian di Condet yang menyebabkan pemotor mengalami kecelakaan telah diperbaiki(MI/HO)

PIHAK kontraktor proyek galian di Jalan Raya Condet, Jakarta Timur, PT Buana Djaya Harapan (PT BDH), menyatakan bertanggung jawab penuh atas insiden kecelakaan yang menimpa seorang pemotor bernama Nurul Fadilah pada Selasa (24/3/2026). Peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut terjadi tepat di depan Rindam Jaya.

Kecelakaan bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor bernomor polisi F 5822 FDW mencoba menyalip kendaraan lain dari sisi kiri. Namun, korban kehilangan kendali dan terjatuh di area bekas galian yang mengalami penurunan struktur (amblas).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian pelipis dan kehilangan gigi depan. Korban segera dievakuasi menggunakan ambulans Rindam Jaya ke RSUD Pasar Rebo untuk mendapatkan penanganan medis.

Project Manager PT Buana Djaya Harapan, Agung, menyampaikan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa perusahaan telah bergerak cepat untuk membantu korban.

“Dari PT BDH kami menyampaikan prihatin atas kejadian ini. Kami sudah bertemu pihak keluarga korban dan bertanggung jawab penuh selama proses penyembuhan, termasuk memberikan santunan serta membantu biaya pengobatan dan perbaikan kendaraan,” ujar Agung kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).

Agung menjelaskan bahwa selama periode 17–26 Maret 2026, pihaknya sebenarnya telah menutup seluruh bekas galian dengan pengecoran dan pengaspalan. Namun, terjadi penurunan struktur di salah satu titik yang kemudian memicu kecelakaan.

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, PT BDH kini melakukan perbaikan permanen dengan standar teknis yang lebih kuat. 

“Perbaikan dilakukan dengan pemadatan ulang, pengecoran menggunakan tulangan besi, serta pengaspalan agar lebih kuat dan aman bagi pengguna jalan,” jelas Agung.

Senada dengan hal tersebut, Project Manager PT Air Bersih Jakarta, Topan Suwendi, memastikan bahwa proses perbaikan di lapangan telah ditinjau langsung agar sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

“Kami turut prihatin atas kejadian ini dan memastikan perbaikan dilakukan secara permanen sesuai standar agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Topan.

Saat ini, kondisi Nurul Fadilah dilaporkan terus membaik dan dalam waktu dekat diperbolehkan pulang dari RSUD Pasar Rebo untuk menjalani rawat jalan. 

Di sisi lain, PAM Jaya juga telah memberikan klarifikasi melalui kanal media sosial resmi guna meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait insiden tersebut. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya