Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
OKNUM anggota Polres Sikka berinisial R menganiaya selingkuhannya berinisial N, karena N minta hubungan terlarangnya diakhiri. Akibat penganiayaan tersebut N dilarikan ke RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/5)
Dari pantauan mediaindonesia.com, di RSUD TC.Hillers Maumere, pelipis wajah korban mengalami luka robek serius hingga harus mendapatkan jahitan. Terlihat sejumlah anggota Polres Sikka turut mendampingi N. Usai diobati, N melaporkan kasus penganiayaan di SPKT Polres Sikka.
Kepada media indonesia.com, N menuturkan, dirinya merupakan selingkuhan dari anggota polisi R yang berdinas di Polres Sikka. Dalam perjalanan asmaranya, pelaku sering semena-mena dan mengancamnya. Tak kuat menahan derita, N memilih untuk memutuskan hubungan asmara terlarang ini.
"Saya tidak mau lagi dengan R. Tetapi dia terus mengejar-mengejar saya dan terus mengancam. Bahkan pelaku pernah mengancam saya dengan pisau. R ini sudah memiliki istri sah," ungkap N sembari memegang lukanya yang robek akibat pukulan R.
Saat kejadian, jelas N, dirinya sedang tidur di dapur salah satu cafe yang ada di Waioti, Kecamatan Alok Timur. Tiba-tiba pelaku datang dengan alasan untuk cas handphone tetapi malah pelaku memukul dirinya.
"Saya posisi tidur. Tiba-tiba pelaku masuk bilang mau cas handphone. Tetapi pelaku malah menarik saya dan langsung pukul saya. Pelaku dalam kondisi mabuk. Usai pukul saya pelaku langsung pergi," ungkapnya.
Ia pun mengaku pelaku merupakan seorang polisi yang bertugas di Polres Sikka. " Kasus penganiayaan ini saya sudah laporkan ke Polisi dan saya langsung dibawah oleh anggota polisi ke rumah sakit untuk melakukan visum," ujar korban ini.
Sementara itu, Kabag Humas Polres Sikka, Iptu Margono membenarkan peristiwa tersebut. Oknum polisi tersebut juga sudah diamankan. "Pelaku sudah kita amankan. Kita bakal proses," janjinya. (OL-13)
Baca Juga: Ganjar Minta Peternak Segera Melapor Jika Sapinya Tunjukkan Gejala PMK
Korban yang baru berusia 12 tahun dihentikan dan diminta tolong mencari adik pelaku bernama 'Rokim'.
Proses hukum kini difokuskan pada dua tersangka yang telah ditahan dan satu penyuplai yang masih dalam pengejaran.
Sidak ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi penimbunan, permainan harga, maupun kelangkaan bahan pangan
Komisaris Besar Polisi Sumarni, yang merupakan istri dari Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Pol. Asep Guntur Rahayu, kini resmi menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Pelaku mendatangi rumah korban dan menawarkan program investasi bank bernama Get Reward.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved