Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi NasDem Julie Sutrisno Laiskodat terus membangkitkan spirit petani Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melakukan budi daya kedelai.
"Ke depan budi daya kedelai akan terus dikembangkan ke berbagai daerah di NTT," ungkap Julie didampingi Gubernur ABN NasDem IGK Manila dan penggiat pertanian kedelai Ayep Zaki di Kecamatan Macang Pacar, Manggarai Barat, NTT, Minggu (8/5).
Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, Julie mengungkapkan di Komisi IV kerap menjadi pertanyaan mengapa Indonesia yang punya produksi tempe dan menjadi konsumsi sehari-hari masyarakat, tetapi justru kedelainya harus impor.
"Langkanya kedelai di Indonesia ini, termasuk di NTT, apakah tanaman kedelai tidak cocok. Tapi ternyata setelah diteliti, tanah kita ini cocok untuk tanaman kedelai," ungkap Julie.
Legislator NasDem dari dapil NTT I (Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Nagekeo) itu mengatakan kehadirannya ke Macang Pacar untuk mengatasi persoalan yang dialami petani, terutama memudahkan petani memasarkan hasil produksi kedelai.
"Hari ini saya datang mengatasi soal yang bapak dan ibu alami. Kalau selama ini sulit menjual kedelai, hari ini saya hadirkan off taker, yang akan membeli hasil panen kedelai dengan harga yang bagus," jelas Julie.
Julie juga menambahkan, banyak kebutuhan pariwisata di Labuan Bajo yang didatangkan dari luar daerah. Bukan karena tidak punya potensi, melainkan potensi pertanian yang ada harus dikembangkan.
"Kita tahu, di sini potensinya cocok budi daya kedelai, makanya kita datang untuk kembangkan itu," tegasnya
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW NasDem Bali itu juga mengapresiasi niat Ayep Zaki yang siap menjadi off taker. Bahkan, penggiat pertanian Indonesia asal Sukabumi itu bersedia membimbing petani kedelai NTT mulai memilih bibit, menanam, memupuk hingga panen.
"Ini langkah konkret mengatasi persoalan yang dialami petani. Karena itu, saya minta bapak ibu bekerja serius. Kita harus buktikan bahwa kita bisa menghasilkan kedelai yang bagus dalam jumlah yang banyak,” pungkas Julie. (RO/O-2)
Kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,9 juta ton per tahun, sementara serapan dari kedelai lokal saat ini tidak sampai 100 ribu ton.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Produk yang diperkenalkan meliputi tempe, tahu, susu kedelai, hingga inovasi terbaru berupa nougat kedelai yang kaya nutrisi.
Mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan tidak meningkatkan risiko asam urat, bahkan bisa memberi efek perlindungan bagi tubuh.
Menurut perajin tahu dan tempe di Provinsi Lampung Sendi, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan kedelai lokal.
Kebijakan tarif tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan menjadi salah satu tarif terendah yang diberikan AS untuk negara di kawasan Asia Tenggara.
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved