Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM bertema Multisoy (Multiproduk Soybean) di Desa Darmaga, Kabupaten Subang digelar pada 1, 2, 8, dan 15 November 2025. Kegiatan itu diikuti oleh 34 ibu-ibu desa yang antusias mempelajari berbagai pengolahan kedelai menjadi produk pangan bernilai gizi tinggi.
Produk yang diperkenalkan meliputi tempe, tahu, susu kedelai, hingga inovasi terbaru berupa nougat kedelai yang kaya nutrisi.
Kegiatan itu digelar oleh mahasiswa Departemen Biologi dan Departemen Gizi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (PM-BEM).
Fransiska, selaku Project Manager dari tim Biologi, menjelaskan bahwa program Multisoy dirancang sebagai upaya konkret meningkatkan kemandirian pangan masyarakat desa sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
"Melalui pembuatan multiproduk ini diharapkan warga Desa Darmaga bisa membuat produk dari kacang kedelai untuk konsumsi masyarakat dan meningkatkan kesehatan juga konsumsi keluarga di rumah. Kami ingin menunjukkan bahwa kedelai bukan hanya untuk tempe dan tahu, tetapi bisa diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomis," ujar Fransiska.
Program ini merupakan kelanjutan dari peluncuran PM-BEM UPI yang telah dimulai sejak 11 Oktober 2025 lalu. Dengan melibatkan 36 mahasiswa dari multidisiplin ilmu, program pemberdayaan ini mengusung empat pilar utama, salah satunya adalah Multisoy yang fokus pada diversifikasi produk olahan kedelai.
Fiina, Project Manager dari tim Teknologi Pangan, menekankan bahwa inovasi produk kedelai yang dikembangkan bukan hanya bernutrisi tinggi, tetapi juga mudah dibuat dan digemari berbagai kalangan usia.
"Nougat kedelai ini rasanya enak, permen manis namun tetap sehat karena kedelai yang disangrai dan tanpa melalui proses yang begitu rumit. Semoga anak-anak suka dan ibu-ibu bisa mempraktikkannya di rumah. Ini solusi camilan sehat yang bisa menggantikan jajanan kurang bergizi," jelas mahasiswa dari jurusan Teknologi Pangan itu.
Produk nougat kedelai menjadi salah satu inovasi unggulan dalam program ini. Dengan tekstur yang lembut dan rasa manis alami, nougat ini menjadi alternatif camilan sehat yang kaya protein nabati, cocok untuk anak-anak hingga lansia.
Program Multisoy sejalan dengan visi PM-BEM yang didanai oleh Kemendikbudristek untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.
Melalui bimbingan Prof. Didik Priyandoko, M.Si. Ph.D, Dr. Hernawati, M.Si., dan Dr. Duden Saepuzaman, M.Si., program ini tidak hanya memberikan pelatihan sesaat, tetapi juga membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan.
Antusiasme para peserta terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan hasil wawancara dengan tim mahasiswa UPI, seluruh ibu-ibu yang mengikuti pelatihan mengaku senang dan terbantu dengan ilmu praktis yang diberikan.
"Rasanya senang bisa membuat tahu sendiri, susu kedelai sendiri. Jadi lebih hemat dan rasanya bisa diatur sendiri. Kita bisa menghadirkan yang terbaik buat anak-anak di rumah. Apalagi sekarang harga tahu dan tempe di pasar mahal, kalau bisa bikin sendiri kan lebih murah," ungkap Tati, salah satu peserta.
Para peserta juga mengapresiasi pendampingan intensif yang diberikan mahasiswa UPI. Dalam empat hari pelatihan, mereka tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung dengan bimbingan step-by-step hingga mahir membuat berbagai produk olahan kedelai. (Z-1)
SEBANYAK 96 ton kopi robusta hasil produksi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, resmi diekspor ke Aljazair.
PENGEMBANGAN desa dan kampung wisata terus dipacu di Jawa Barat.
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
Minimnya lapangan kerja dan maraknya praktek pungli terhadap para pencari kerja di Subang, membuat warga memilih untuk bekerja ke luar negeri
WISATA Pemandian Air Panas Alam Sari Ater, Subang, Jawa Barat, menjadi salah satu yang selalu dipadati wisatawan saat libur Natal. Namun, tahun ini terjadi penurunan jumlah kunjungan.
Penutupan program ini sekaligus menandai peresmian rumah produksi DARMASOY sebagai wujud keberlanjutan pemberdayaan masyarakat.
Kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,9 juta ton per tahun, sementara serapan dari kedelai lokal saat ini tidak sampai 100 ribu ton.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan tidak meningkatkan risiko asam urat, bahkan bisa memberi efek perlindungan bagi tubuh.
Menurut perajin tahu dan tempe di Provinsi Lampung Sendi, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan kedelai lokal.
Kebijakan tarif tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan menjadi salah satu tarif terendah yang diberikan AS untuk negara di kawasan Asia Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved