Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JALUR lintas selatan selatan (JLSS) atau pantai selatan (pansela) antara Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) hingga Yogyakarta dapat menjadi alternatif bagi pemudik. Hanya saja, pemudik diimbau jangan melalui jalur tersebut pada malam hari karena minim penerangan jalan.
Di sisi lain, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengakui kondisi lampu penerangan jalan yang kurang. Bupati mengimbau agar masyarakat mengurangi kecepatan, apalagi jalannya mulus dan lurus.
"Kebumen memiliki tiga jalur besar, jalur utama di sisi utara, Jalan Daendels dan JJLS atau pansela. Paling penting masyarakat harus menjaga kecepatannya karena ini los betul seperti jalan tol, batas kecepatan maksimalnya 80 km/jam," ujar Bupati.
Bupati mengimbau kepada pemudik agar tidak segan untuk beristirahat. Jalur Pansela Kebumen banyak menyediakan tempat istirahat. Letaknya yang sangat dekat dengan pantai, juga bisa dijadikan tempat untuk berwisata.
"Pemudik juga bisa sekalian berwisata di Kebumen, ada banyak wisata pantai dan agrobisnis di sini. Pemudik bisa menikmati liburan lebaran dengan berwisata di Kebumen," tuturnya.
Baca juga: Jelang Masa Mudik Lebaran, Kebumen Kebut Perbaikan Jalan
Sebelumnya, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi meninjau jalur dan menyatakan jalur selatan ini aman dan bisa dilalui pemudik.
"Cuma pesan saya, di wilayah kita masih belum ada penerangan lampu yang memadai. Saya imbau nanti harus berhati-hati untuk tidak lengah, karena jalurnya ini sangat bagus sekali jangan sampai terjadi kecelakaan yang fatal karena kelalaian kita," kata Kapolda.
Menurutnya, jalur Pansela bisa digunakan sebagai jalur alternatif yang memadai, tatkala jalur utama di perkotaan mengalami kemacetan.
"Secara umum Pospam dan Pelayanan masyarakat di jajaran Polda Jawa Tengah. Saya sudah sangat siap mengamankan mudik lebaran," ungkapnya.(OL-5)
Angka kecelakaan lalu lintas pada masa Lebaran 2025 tercatat sebanyak 4.640 kecelakaan atau turun sebesar 34,31% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya
MENJELANG akhir masa arus balik lebaran 2025 ini Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat konsumsi Pertamax melonjak signifikan sebanyak 77%.
Biaya dan moda transportasi yang semakin beragam dan terjangkau juga turut mengubah pola mudik di masyarakat.
SURVEI yang dilakukan Next menunjukkan hampir 90 persen penumpang mengaku puas dengan pelayanan PT Kereta Api Indonesia atau KAI selama arus mudik Lebaran 2025.
DINAS Lingkungan Hidup dan Kebersihan atau DLHK Kota Depok, Jawa Barat, mengangkut ribuan ton lebih sampah dari 11 wilayah kecamatan selama momen mudik dan libur lebaran 2025.
Jumlah itu disebut mengalami penurunan sebesar 25,76% dari data tahun 2024 pada periode yang sama.
SENTRA Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polres Kebumen, Jawa Tengah, memastikan setiap makanan MBG yang akan disalurkan kepada penerima manfaat telah melalui proses rapid test.
PEMKAB Kebumen, Jawa Tengah memperketat standar keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Apalagi, hingga saat sekarang baru tiga SPPG yang memiliki SLHS.
IWAKK Walet Emas Muda merupakan wujud dari semangat kedaerahan, kedekatan suku, atau asal muasal seseorang mampu mempersatukan individu dalam satu visi.
Pada 2024, angka kemiskinan di Kebumen berada di angka 15,71%. Pada 2025, angka tersebut berhasil turun menjadi 13,58%.
Materi yang disampaikan mencakup pemilihan bibit unggul, kesehatan dan pakan ternak, pengelolaan kandang, hingga pencatatan usaha ternak secara profesional.
Keputusan tersebut disahkan dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 yang digelar di Paris, Prancis, pekan lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved