Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
SERBUAN vaksinasi malam hari di bulan Ramadan 1443 H, digencarkan Polres Klaten (Jateng) dalam upaya percepatan vaksinasi covid-19. Pelaksanaan vaksinasi seusai salat tarawih itu bertujuan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan vaksinasi.
Guna percepatan vaksinasi, Sabtu (16/4) malam Polres Klaten kembali menggelar vaksinasi di Gedung Sunan Pandanaran (RSPD) Klaten. Kapolres AKB Eko Prasetyo dan Wakapolres Kompol Sumiarta dan pejabat utama Polres Klaten turun langsung mengawal program ini.
"Kegiatan vaksinasi malam hari ini dalam upaya percepatan capaian target vaksinasi di Klaten, khususnya booster," kata Kapolres Klaten.
Untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut, lanjutnya, Polres Klaten didukung tenaga kesehatan (vaksinator) TNI dari Kodim 0723 Klaten.
Kapolres menyebut target vaksinasi 500 orang. Tapi, jika ternyata warga yang datang melebihi target itu mereka tetap akan dilayani.
Pelaksanaan kegiatan vaksinasi malam hari itu, menurut Kapolres Eko Prasetyo, mengakomodasi saran dan masukan dari masyarakat.
Masyarakat menginginkan vaksinasi digelar pada malam hari, karena mereka di pagi dan siang hari ada kegiatan kerja atau kesibukan lain.
"Alhamdulillah masyarakat mendukung dan mengapresiasi sekali terobosan vaksinasi malam hari yang kita lakukan," ungkap Kapolres Klaten.
Terbukti, setiap diadakan vaksinasi di malam hari antusiasme warga yang ikut sangat luar biasa hingga antrean peserta membeludak.
"Antusiasme warga sangat tinggi. Dari beberapa kali pelaksanaan vaksinasi malam hari, antrean warga sangat panjang," ujarnya.
Terkait capaian vaksinasi, Kapolres menyebut dosis pertama kini telah mencapai 92,26%, dosis kedua 87,79%, dan booster 20,87%. "Percepatan vaksinasi akan digencarkan siang, sore, dan malam hari khususnya booster, guna meningkatkan capaian vaksinasi," tekadnya.
Salah satu peserta vaksinasi, Rafi, 19, memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Klaten yang menggelar vaksinasi malam hari. Rafi, pelajar SMK Muhammadiyah I Klaten, asal Sumatra Barat itu kini merasa lega dirinya telah mendapat suntik vaksinasi dosis ketiga.
"Terima kasih, Polres Klaten. Saya lega sudah mendapatkan vaksinasi booster. Karena, Senin (18/4) besok saya pulang ke Padang," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Polresta Tasikmalaya Berikan 159 Paket Sembako untuk Korban Banjir Bandang
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Selain menangkap tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan praktik uang palsu
Para tersangka mengaku telah melakukan penyelundupan sebanyak dua kali dengan total volume mencapai 11,2 ton pasir timah.
Penyidik lembaga antirasuah juga memeriksa sejumlah pejabat setingkat kepala bagian dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Petugas menemukan satu pucuk pistol berwarna perak yang setelah diperiksa merupakan jenis airsoft gun.
Korban yang baru berusia 12 tahun dihentikan dan diminta tolong mencari adik pelaku bernama 'Rokim'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved