Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), menangkap empat terduga pelaku penganiayaan terhadap warga di Kota Manado dan Kota Tomohon. Mereka yakni, MD,18, GL, 14, FP, 19, dan MR,16.
Kepala Bidang Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast, di Manado, Kamis (14/4), mengatakan, tersangka MD, 18, ditangkap Tim Resmob Polresta Manado bersama Resmob Polsek Maesa. Tersangka diduga melakukan tindakan penganiayaan dengan senjata tajam.
"Pelaku MD diduga melakukan penganiayaan dengan senjata tajam jenis pisau badik terhadap korban, pria bernama Fahri Kaharu (36) warga Kota Manado, Selasa (12/4), sekitar pukul 04.00 Wita di Pasar Bersehati Manado," ujarnya.
Beberapa jam kemudian lanjut Jules, tersangka berhasil diamankan petugas gabungan di Kota Bitung. Jules menjelaskan, sebelum kejadian korban bersama isteri pagi itu akan memulai berjualan di Pasar Bersehati Manado, tiba-tiba didatangi tersangka dan bertanya kalau korban yang bertengkar saat di kendaraan tadi.
"Begitu korban menjawab iya, tersangka diduga langsung menikam korban di paha kiri dan kanan dengan pisau badik yang ia bawa. Korbanpun mengalami 4 tikaman, lalu tersangka melarikan diri," terangnya.
Dalam catatan Polda Sulut, kata Jules, tersangka adalah resedivis kasus pencurian. Saat ini tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Polresta Manado untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka ditangkap saat sedang berada di rumah temannya di Kota Bitung.
Sementara ditempat terpisah di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, lanjut Jules, tiga oknum pelajar diamankan Tim Resmob Polres Tomohon. Mereka diduga melakukan penganiayaan terhadap korban, seorang lelaki bernama Andika Wangkar (16). Kejadian itu dilakukan di Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan, Selasa (12/4) malam.
Kejadian tersebut bermula saat korban, warga Matani, datang mencari temannya di sekitar TKP. Selanjutnya korban ditegur oleh pelaku karena membawa sepeda motor berknalpot bising. "Merasa tegurannya tidak diterima, para terduga pelaku emosi dan melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara meninju dan menendang," ujarnya.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka pada hidung yang mengeluarkan darah, dan sakit pada kepala selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.
"Polisi langsung bergerak malam itu juga mencari para pelaku. Saat ini para pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Tomohon Selatan, guna diproses lebih lanjut," papar Jules. (OL-13)
Baca Juga: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Paradigma Lebih Luas
Dua aset itu diserahkan dengan status hibah barang milik negara. Penyerahan kapal laut ini juga dibantu oleh Kejaksaan Negeri Bitung.
BMKG mengimbau warga di sembilan kabupaten/kota di Sulawesi Utara mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi hingga 12 Agustus 2025.
Penghargaan diterima langsung Wakil Wali Kota Manado, Ricard Sualang, dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional yang diperingati pada 29 Juni 2029 mendatang.
Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang diusung PDIP, Steven O. E. Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh, menjalani pemeriksaan kesehatan.
Pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) merupakan program bersama bangsa yang diinisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) dengan melibatkan Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Provinsi.
GUBERNUR Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengungkapkan, pihaknya akan merelokasi dua desa di kaki Gunung Ruang, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
POLSEK Kalikajar bersama Tim Resmob Polres Wonosobo berhasil mengamankan seorang Sekretaris Desa (Sekdes) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap sesama perangkat desa.
kasus bullying atau perundungan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah memperpanjang catatan kelam bahwa sekolah belum menjadi ruang yang aman bagi anak.
POLRES Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), menetapkan oknum guru olahraga berinisial YN, 51, sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan siswa di bawah umur.
Kejadian bermula saat tiga tersangka, yakni SPS, RAH dan MR berboncengan mengendarai sepeda motor ugal-ugalan menabrak mobil korban. Korban pun menegur.
DUA kasus penganiayaan terjadi di dua lokasi berbeda wilayah selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.
Korban terpaksa dilarikan warga ke rumah sakit lantaran menderita luka lebam di bagian pipi kanan serta patah tulang pada pergelangan kaki akibat tindak kekerasan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved