Senin 04 April 2022, 17:46 WIB

Polisi Sampaikan Kronologi Korban Klitih di Yogja yang telan 1 Jiwa Melayang

Ardi T Hardi | Nusantara
Polisi Sampaikan Kronologi Korban Klitih di Yogja yang telan 1 Jiwa Melayang

dok.mi
Ilustrasi

 

DIREKTUR Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda DIY, Kombes Pol Ade Ary Syam Indriadi, menyampaikan kronologi kejadian meninggal dunianya pelajar
berinisial D di Kota Yogyakarta setelah dihantam dengan gir. Korban mengalami kekerasan jalanan (klitih).

Ia menyebut, tempat kejadian perkara berada di Gedong Kuning, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta. "Di sana terjadi kasus penganiayaan yang mengakibatkan seorang laki-laki. Korban yang kritis dibawa ke rumah sakit dan jiwanya tak terlolong," ujar Ary Syam, di Mapolda DIY, Senin (4/4).

Peristiwa terjadi pada Minggu dini hari, (3/4) sekitar pukul 02.10 WIB. Saat itu, tim patroli kepolisian menemukan seorang remaja laki-laki mengalami luka-luka. Polisi pun langsung membawa korban menuju RSPAU Hardjolukito, namun korban meninggal dunia di rumah sakit.

Ia menyebut, korban dini hari itu mampir di sebuah warung makan yang letaknya sekitar 100 meter dari tempat kejadian. Saat mereka semua belum sempat menyetandarkan sepeda motor, muncul dua sepeda motor yang dikendarai oleh lima orang dengan membunyikan motor (memblayer gas).

"Karena ada yang memblayer, kelompok korban ini (empat motor) kemudian berusaha mengejar kelompok pelaku ke arah Utara," papar dia.

Motor pelaku ternyata tidak lari jauh. Mereka kemudian berhenti dan menunggu kelompok korban tiba. Mereka pun sudah bersiap mengayunkan tali yang diikatkan dengan gir sepeda motor.

Sepeda motor pertama dari kelompok korban lolos dari ayunan gir. Namun, pada motor kedua, hanya pengemudinya yang lolos dari ayunan gir, sedangkan penumpangnya terkena sabetan gir.

"Yang memboncengkan (pengendaranya) berhasil mengelak sehingga yang terkena korban dan mengalami luka akibat kekerasan benda tajam yang diduga, berdasarkan
keterangan para saksi, itu menggunakan gir," kata dia.

Setelah itu, dua motor pelaku melarikan diri ke arah Selatan. Korban dalam keadaan lemas ditemukan oleh patroli polisi dan dibantu dibawa ke rumah sakit. Korban meninggal dunia saat berada di rumah sakit.

"Kami setidaknya sudah tiga kali melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara)," kata dia. Pihaknya masih terus melakukan pendalaman kasus tersebut untuk mencari saksi-saksi yang lain, selain orang-orang yang terlibat. Kita masih dalami dan kita akan telusuri jejak-jejak apakah terlihat di kamera CCTV dan sebagainya," tegasnya. (OL-13)

Baca Juga: Klitih Muncul Lagi di Yogja, DPRD Minta Faktor Pendukungnya Diberantas

Baca Juga

DOK MI

Pemkab Cianjur Klaim Nihil Kasus Baru Covid-19

👤Benny Bastiandy 🕔Minggu 26 Juni 2022, 17:24 WIB
KASUS covid-19 maupun variannya di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hingga saat ini masih cukup...
MI/ HO

Ukrida Gandeng Pemda Mahakam Ulu Gelar Seleksi Beasiswa UBN

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 17:23 WIB
Sejak 2021, Ukrida meluncurkan program beasiswa Ukrida Bagimu Negeri (UBN) bagi mahasiswa berprestasi...
DOK MI

Kasus Covid-19 di Kota Semarang Naik 100 persen

👤Akhmad Safuan 🕔Minggu 26 Juni 2022, 17:08 WIB
KASUS covid-19 di Kota Semarang, Jawa Tengah meningkat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya