Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Intelijen Negara Daerah (Binda) Banten terus menggencarkan vaksinasi massal. Utamanya, kepada kelompok rawan terpapar virus Covid-19, yakni anak-anak usia 6-11 tahun dan pengidap penyakit komorbid.
Kepala Binda (Kabinda) Banten, Brigjen Pol Hilman mengatakan, kegiatan vaksinasi massal digelar serempak setiap harinya di empat kota dan dua kabupaten di provinsi Banten. Menurutnya, masyarakat antusias menyambut kegiatan yang memang sangat dibutuhkan untuk terus mengendalikan pandemi ini.
“Saya lihat antusias masyarakat sangat tinggi di semua wilayah seperti Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kota Tangerang. Besar kemungkinan yang hadir untuk melaksanakan vaksinasi melebihi target," kata Hilman dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (30/3/2022).
Kabinda Banten itu menyebut vaksinasi terus digencarkan guna memperkuat kekebalan masyarakat mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri. Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Binda Banten dan Dinkes serta puskesmas setempat menyediakan dosis 1, dosis 2 hingga 3 atau booster.
“Kita harus selalu antisipatif mengikuti perkembangan wabah. Salah satu langkah yang kita ambil adalah meningkatkan vaksinasi di kelompok yang rawan, diantaranya anak-anak dan yang mempunyai penyakit bawaan," tegasnya.
Lebih lanjut, jenderal bintang satu ini mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan sebagai langkah preventif. Dengan begitu, penyebaran subvarian Omicron BA.2 yang sudah masuk ke Indonesia dapat diminimalisir.
"Kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan melakukan langkah pencegahan terhadap varian omicron walaupun sudah divaksin,” pungkasnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengingatkan bahwa kegiatan ibadah di bulan Ramadan dapat dilaksanakan secara maksimal jika dilakukan dalam keadaan aman dari COVID-19, salah satunya dengan meningkatkan capaian vaksinasi.
"Kegiatan ibadah akan lebih maksimal apabila dilakukan dalam keadaan yang aman dari COVID-19 yaitu saat penularan di tengah masyarakat terus menurun dan jumlah orang yang divaksinasi lengkap dan penguat (booster) semakin meningkat," kata Wiku, Selasa (29/3/2022). (OL-13)
Baca Juga: KASN Perintahkan Bupati Manggarai Kembalikan Pejabat yang Nonjob
Sinar Mas Land menyelenggarakan bazar minyak goreng dengan harga terjangkau bagi masyarakat di Banten dan Bogor
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan program Sekolah Gratis menjadi prioritas utama. Lebih dari 60 ribu siswa di 801 sekolah swasta telah merasakan manfaatnya.
Pada tahun 2025, RPJMD Provinsi Banten menetapkan delapan target dari sembilan indikator makro.
Diduga karena kurangnya kehati-hatian pengemudi, bus hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk yang berada tepat di depannya.
Puncak HPN 2026 di Banten menegaskan pentingnya peran pers sebagai penjaga kualitas informasi di era digital dan AI.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved