Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJADIAN pohon tumbang berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Dengan kondisi curah hujan tinggi ditambah angin kencang, potensi terjadinya peristiwa pohon tumbang cukup meningkat.
Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah III Cianjur, Ate Romadin, menyebutkan setidaknya terdapat lima titik ruas jalan yang rawan pohon tumbang dari hasil monitoring di lapangan. Di antaranya berada di ruas jalan menuju ke arah Cugenang, ruas Jalan Dr Muwardi (By Pass), ruas Jalan Arief Rahman Hakim, ruas Jalan Siliwangi, dan ruas Jalan KH Abdulllah bin Nuh.
"Dengan kondisi cuaca sekarang (musim hujan dan angin kencang), potensi kerawanab pohon tumbang cukup tinggi. Kami sudah mengontrol dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyurvei titik mana saja pohon yang harus didahulukan dipangkas," kata Ate, Selasa (22/3).
Ia mengaku pemangkasan pepohonan yang rawan tumbang berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup. Pasalnya, izin penebangan atau pemangkasan pepohonan kewenangannya ada pada Dinas Lingkungan Hidup.
"Jadi mekanismenya itu, kalau sudah ada surat dari Dinas Lingkungan Hidup ke Dinas PUTR, misalnya ada pepohonan yang bahaya atau rawan tumbang, selanjutnya ditindaklanjuti ke UPTD-UPTD atau balai," jelasnya.
Ate mengaku sudah banyak menerima surat rekomendasi izin dari Dinas Lingkungan Hidup untuk memangkas atau menebangi pohon yang rawan tumbang. Pepohonan yang rawan tumbang mayoritas berjenis trembesi.
"Pohon yang bahaya rawan tumbang itu bukan yang kondisinya kering tapi yang posisinya sudah miring. Nah ini cukup berbahaya. Insya Allah titik-titik yang rawan pohon tumbang akan kami tangani tahun ini," tegasnya. (OL-15)
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, tercatat sedikitnya 16 titik kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang
KONDISI cuaca di sejumlah lokasi di Bali masih belum normal. Selain masih diliputi mendung dan hujan ringan juga berhembus angin cukup kencang hingga menumbangkan pohon.
SEJUMLAH wilayah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, kembali terendam banjir seiring kondisi cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang melanda sejak beberapa waktu terakhir. T
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Angin puting beliung menerjang di sejumlah daerah seperti Pati, Kota dan Kabupaten Semarang menimbulkan kerusakan bangunan dan pohon tumbang.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, tercatat sedikitnya 16 titik kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved