Kamis 17 Maret 2022, 14:36 WIB

Harga Minyak Goreng Baru, Distributor Mulai Keluarkan Simpanan dari Gudang

Akhmad Safuan | Nusantara
Harga Minyak Goreng Baru, Distributor Mulai Keluarkan Simpanan dari Gudang

Antara/Fauzan.
Seorang warga menunjukkan minyak goreng yang dibeli saat bazar pangan di Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Kamis (17/3/2022).

 

PEMERINTAH menetapkan harga baru minyak goreng yang mengubah kebijakan satu harga. Distributor pun ramai-ramai mengeluarkan stok dari gudang untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Pemantauan Media Indonesia, Kamis (17/3), beberapa gudang minyak goreng milik beberapa distributor di beberapa daerah di pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, dan Semarang mulai mengeluarkan stok dari simpanan. Sejak pagi kendaraan angkutan barang hilir mudik membawa ribuan liter minyak goreng dari gudang ke beberapa daerah.

Gudang di Bawen (Kabupaten Semarang), Weleri (Kendal), dan Kajen (Pekalongan) mulai terlihat sibuk mendistribusikan stok tersimpan setelah kepolisian dan Dinas Perdagangan setempat menemukan tumpukan ribuan liter minyak goreng tersimpan di gudang tersebut. Selain gudang di Weleri ditemukan 3.000 ton minyak goreng dalam kemasan dan Bawen ditemukan 24 ton, di Kajen juga didapati tumpukan ratusan jeriken (11 liter per jeriken) tersimpan di gudang milik distributor. "Kami mulai mendistribusikan minyak goreng setelah ada ketetapan baru dari pemerintah," kata Direktur CV Pelita Hati Sukamto.

Kepala Polres Pekalongan Ajun Komisaris Besar Arief Fajar Satria mengatakan minyak goreng tersimpan tersimpan di suatu gudang mencapai ratusan jeriken tersebut, menurut pengakuan distributor, untuk memenuhi kebutuhan daerah Pemalang, Pekalongan, dan Batang. "Mereka langsung mendistribusikan setelah ketetapan baru dari pemerintah," tambahnya.

Hal serupa juga diungkapkan perwakilan distributor Handoko di Kendal setelah penemuan 3.000 ton minyak goreng dalam gudang di Weleri. "Minyak goreng yang ada di gudang tersebut langsung didistribusikan untuk memenuhi beberapa pasar tradisional rata-rata 1.000 liter per hari. Namun tertundanya pendistribusian minyak goreng tersebut, lanjut Handoko, karena menunggu keputusan terbaru pemerintah melalui Kementerian Perdagangan terkait harga. Sebelumnya pemerintah menetapkan satu harga Rp14.000 per liter untuk minyak goreng dalam kemasan premium.

Baca juga: Ribuan Rumah Terdampak Banjir Grobogan dan Warga Mulai Mengungsi

Demikian juga terjadi di pada gudang minyak goreng di Bawen, Kabupaten Semarang. Manajemen gudang itu mulai mendistribusikan 24 ton minyak goreng yang tersimpan di gudang tersebut. "Pihak CV berjanji langsung melakukan distribusi setelah ada ketetapan baru menyangkut minyak goreng dari pemerintah," ujar Kepala Polres Semarang Ajun Komisaris Besar Yovan Fatika. (OL-14)

Baca Juga

MI/Lina Herlina

Siap Wujudkan Kemandirian Pangan, Lebih dari 5.000 Insan Pertanian Hadiri Pra Penas 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 08:11 WIB
Lewat kegiatan ini diharapkan dapat terbangun sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Hasil Lab BBVeteriner Maros Pastikan Kematian Sapi di Sulsel Negatif Antraks

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 08:08 WIB
Cuaca yang ekstrim akhir-akhir ini menyebabkan ternak dapat dehidrasi di area...
Dok Kementan

Bawang Merah di Jayapura Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 06:30 WIB
Bawang merah antar pulau diambil dengan harga Rp6 ribu-Rp 70 ribu/kg namun kondisinya masih kotor sehingga harus dibersihkan terlebih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya