Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF Khusus Wakil Presiden RI (Stafsus Wapres) bidang Investasi dan Infrastruktur Sukriansyah S. Latief melakukan kunjungan kerja (kunker) ke lokasi pembangunan bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (14/3).
Kunker ini dilakukan untuk mengetahui sejauhmana progres terkini pembangunan bendungan yang menjadi proyek strategis nasional tersebut.
Dalam kunjungannya ke lokasi bendungan, Stafsus Wapres Sukriansyah didampingi Kepala Satuan Kerja Bendungan Bulango Ulu Marwansyah, PPK Bendungan Deddy F. Nadjamuddin serta PPK Perencanaan Bendungan Febrian Kusmajaya.
Baca juga : Kementerian PU-Pera Selesaikan 24 Proyek Strategis Senilai Rp77 Triliun sampai 2024
Rombangan yang turut menyertai Stafsus Sukriansyah yakni Asisten Stafsus Wapres Yulian Hadromi serta Staf Sekretariat Wapres Febrian Kusmajaya.
Diketahui, pembangunan bendungan Bulango Ulu mempunyai dampak dan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Bone Bolango khususnya dan masyarakat Gorontalo umumnya.
Bendungan ini sangat bermanfaat untuk mengaliri persawahan, meminimalisir potensi banjir serta menyediakan air bersih bagi masyarakat di sekitarnya.
Baca juga : Presiden Resmikan Bendungan Danu Kerthi di Bali
Dalam kontrak kerja tercatat sebagai pengelola pembangunan bendungan yakni BWS Sulawesi II Gorontalo serta pelaksana konstruksi adalah PT. Hutama Karya-Basuki-Lestari untuk paket 1 dengan nilai kontrak konstruksi Rp.1.220.234.585.000 dan PT Brantas Abipraya-Bumi Karsa-Istaka untuk paket 2 dengan nilai kontrak konstruksi Rp.1.045.891.039.000.
Dalam kontrak juga tercatat tanggal kontrak mulai disepakati pada 26 Juni 2019 dan tahun pelaksanaan 2019-2022.
Namun diketahui pembangunan Bulango Ulu sempat tertunda karena terkendala beberapa faktor seperti pandemi Covid-19 dan masalah pembebasan lahan serta terbatasnya area disposal (area pembuangan meterial galian).
Baca juga : Gobel: Bendungan Bulango Ulu akan Perkuat Pangan
Dalam kesempatan kunker tersebut, Stafsus Sukriansyah memberi arahan agar pembangunan bendungan Bulango Ulu segera digenjot agar bisa dinikmati manfaatnya oleh masyarakat.
“Terkait kendala seperti pembebasan lahan, agar segera dinegosiasiakan dan masyarakat yang terkena dampak pembebasan lahan bisa diberi ganti untung yang memuaskan semua pihak,” tegasnya.
Setelah melakukan kunker ke bendungan Bolango Ulu, Stafsus Sukriansyah dijadwalkan bertemu dengan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie bersama Asisten II Gubernur Sultan Rusdi, Staf Ahli Pembangunan Misranda Nalole serta jajaran pejabat Dinas PU Gorontalo di kantor Gubernur Gorontalo. (RO/OL-09)
Peneliti SAKSI, Herdiansyah Hamzah, menegaskan besarnya tunjangan kinerja (tukin) hakim tidak menjamin peradilan bebas dari korupsi.
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
Putusan kasasi ini menjadi bentuk kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak konstitusional tiap warga negara.
Menurut Setyawan, pengaturan tersebut membuat KY tidak lagi dapat melakukan pengawasan secara mandiri sebagaimana mandat yang diberikan undang-undang.
Setyawan menegaskan KY tidak mempersoalkan secara prinsip usulan perpanjangan usia pensiun tersebut.
510 laporan yang disampaikan langsung, 715 laporan melalui pos, 200 laporan melalui media online, 14 laporan berupa informasi, serta 1.206 laporan berupa tembusan.
Kunjungan kerja luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan dan Rusia disebut sebagai tindakan inkonsisten dari Kepala Negara.
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat khusus sebelum kunjungan kerja ke Australia
Kunjungan Komisi X DPR RI dipimpin langsung oleh Ketua Hetifah Sjaifudian dan Wakil Ketua Lalu Hadrian Irfani bersama para anggota DPR RI Komisi X lainnya.
Kunker Wilayah Selatan berlangsung pada 17-19 September 2025 melintasi Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.
Rangkaian kunjungan diakhiri dengan pertemuan dan silaturahmi Gubernur bersama manajemen PT Berau Coal di Tanjung Redeb.
Gubernur Harum mengajak seluruh pemangku kepentingan di Berau, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga harmoni.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved