Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 80 hektare tanaman ubi nuabosi di Kabupaten Ende, NTT diserang hama busuk. Ubi lokal yang terserang hama busuk itu tersebar di tiga desa, yakni Desa Ndetundora satu lahan seluas 35 hektar, 15 hektare di Desa Ndetundora tiga, dan 20 hektare di Desa Ndetundora. Serangan hama busuk ini disebabkan curah hujan yang tinggi dimusim hujan ini.
Kepala Desa Ndetundora dua, Ardian Renga, mengatakan banyak petani ubi Nuabosi di desanya yang gagal panen. Di desanya ada sekitar 20 hektar diserang penyakit busuk umbi. Luasnya area yang diserang hama busuk ini, diduga karenakan lahan warga terendam banjir akibat dari luapan kali Rowo Bere.
"Lahan warga di sini sering terendam air kalau musim hujan. Kalau sudah hujan, air di Sungai Rowo Bere meluap hingga masuk ke lahan warga. Akibatnya ubi-ubi yang ditanam oleh warganya terdampak dan ubi yang mau panen ini busuk semua," papar dia.
Sementara itu, Kepala dinas pertanian dan perkebunan Kabupaten Ende, Marianus Alexander saat dihubungi Rabu (9/3) membenarkan adanya serangan hama busuk umbi pada tanaman ubi Nuabosi.
"Iya benar ada serangan hama pada ubi Nuabosi. Itu batang-batang ubi alami busuk," papar dia.
Ia mengaku masalah ini sudah disampaikan pada Dinas Pertanian Provinsi NTT. "Kita sudah sampaikan kepada mereka. Orang dari dinas teknis provinsi NTT juga sudah turun lihat langsung," ujar dia.
Selain itu, ungkap Marianus pihaknya juga sudah bersurat ke balai besar pemberantasan hama penyakit Kementerian Pertanian RI untuk memohon bantuan penanganannya. (OL-13)
Baca Juga: Pakar UGM Sarankan Sapi Terkena LSD Dimusnahkan
Pemantauan Gunung Kelimutu dilakukan secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) yang berlokasi di Kampung Kolorongo, Desa Waturaka, Kabupaten Ende.
Peningkatan signifikan kegempaan Gunung Iya ditandai dengan meningkatnya gempa vulkanik dalam sejak Agustus 2024 dan pada tanggal 5 November 2024.
SEBUAH video yang diunggah seorang guru honorer di Kabupaten Ende, NTT viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan sejumlah guru mengaku menerima gaji Rp250 ribu per bulan.
Dari keterangan Badan Nasional Penggulangan Bencana (BNPB) longsor tersebut diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi disertai durasi yang cukup lama.
EMPAT orang yang merupakan satu keluarga di Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, NTT, tewas tertimbun longsor, Jumat, 7 Juni 2024 pagi.
Gunung Kelimutu di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, naik status dari normal menjadi waspada pada Jumat (24/5) pukul 13.00 Wita.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved