Selasa 08 Maret 2022, 13:00 WIB

Bea Cukai Palembang Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Baby Lobster

Dwi Apriani | Nusantara
Bea Cukai Palembang Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Baby Lobster

MI/Dwi Apriani
Rilis ungkap kasus penyelundupan 183.700 ekor benih lobster oleh Bea Cukai Palembang, Senin (7/3).

 

BEA Cukai Palembang, bekerja sama dengan Tim Satgas Benih Bening Lobster (BBL) Polda Sumatra Selatan, menggagalkan penyelundupan 183.700 ekor benih bening lobster di perairan Sungai Musi, Palembang. Dua pelaku penyelundupan ditangkap.

Dalam rilis ungkap kasus di Kantor Bea Cukai Palembang, Senin (7/3), disebutkan benih lobster yang dikemas ke dalam 14 karton styrofoam diduga berasal dari perairan Lampung hendak diselundupkan ke luar negeri melalui jalur perairan.

Kepala kantor Bea Cukai Palembang Abdul Harris mengatakan, penangkapan berlangsung Jumat (4/3) dan Minggu (6/3) berawal dari operasi gabungan bea cukai Sumbagtim dan Tim satgas BBL Polda Sumsel untuk mengantisipasi penyelundupan baby lobster di jalan lintas Palembang. Tim Bea Cukai mendapatkan informasi dari masyarakat terkait proses pemuatan benih lobster yang rencananya akan dibawa keluar dari daerah pabean melalui Palembang.

"Berdasarkan informasi tersebut tim gabungan melaksanakan pengamatan dan pengumpulan informasi di lapangan. Hasil operasi tersebut didapati speed boat kayu dengan panjang kurang lebih 5 meter yang menggunakan mesin 40PK diduga membawa muatan benih lobster," katanya.

Ia menuturkan, saat dilakukan penggantian dan pemeriksaan, kedapatan kotak-kotak styrofoam yang dibungkus plastik hitam dan didalamnya terdapat bungkusan-bungkusan diduga berisi benih lobster tanpa perizinan dari karantina ikan.

"Dari hasil operasi tersebut, tim mendapati 14 karton BBL pada 4 Maret 2022 dan 22 karton pada 6 Maret 2022. Tim gabungan menangkap dua orang pelaku berinisial RA dan A," katanya.

"Diperkirakan harga jual per ekor benih lobster jenis Mutiara Rp150.000 dan harga jual per ekor benih lobster jenis pasir Rp100.000 dengan total nilai barang mencapai Rp18,675 miliar," katanya. (OL-15)

 

Baca Juga

MI

Pemprov Sulsel Diminta Pahami Dampak Perubahan Iklim pada Perempuan

👤Lina Herlina 🕔Kamis 07 Juli 2022, 15:10 WIB
Selain memahami dampak bagi perempuan, Pemprov Sulsel juga bisa melakukan kajian untuk memastikan perempuan dan anak tangguh menghadapi...
MI/Rendy Ferdiansyah.

Ditpolairud Bangka Belitung Tangkap 10 Penambang Timah Ilegal

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Kamis 07 Juli 2022, 14:55 WIB
Ditpolairud juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni dua ponton jenis selam dan 40 kilogram pasir...
Antara/Muhammad Bagus Khoirunas.

Diterjang Pergeseran Tanah, Warga Kampung Cihaur Pojok Diimbau Mengungsi

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 07 Juli 2022, 14:29 WIB
Tanah longsor diikuti juga meluapnya aliran sungai akibat debit air yang tinggi. Dampaknya, air dari aliran sungai menggenangi areal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya