Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2022, Super Indo bersama dengan P&G Indonesia berkolaborasi meluncurkan program “Conscious City Bandung”.
Didukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Pemkot Bandung, aksi kolaborasi ini bertujuan untuk mengajak pelanggan dan konsumen agar lebih sadar dan ikut berkontribusi dalam pengurangan sampah kemasan plastik ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Khususnya sampah kemasan plastik di kota Bandung melalui pemilahan dan daur ulang sampah kemasan.
Data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung menunjukkan bahwa setiap hari jumlah timbulan sampah mencapai 1.600 ton per hari. Dengan rincian 82% diangkut ke TPA Sarimukti Cipatat Kabupaten Bandung Barat.
Baca juga: Ridwan Kamil Siap Lepas Ekspor Kopi Garut ke Belanda Senilai Rp4 M
Kota Bandung memasang target mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA. Minimal turun dari 80% menjadi 70% dengan cara mengolah dan mendaur ulang sampah serta mengembangkan kawasan bebas sampah skala kelurahan.
Dalam keterangan kepada pers, Rabu (2/3), Direktur Pengurangan Sampah, KLHK, Sinta Saptarina Soemiarno, mendukung penuh program Consicious City Bandung.
Sinta mengatakan, “Masalah sampah di Indonesia merupakan tantangan yang cukup besar bukan hanya bagi pemerintah namun juga bagi seluruh elemen yang harus ditangani mulai dari hulu sampai ke hilir."
"Untuk mengatasi permasalahan ini, perlu adanya kolaborasi yang baik antara Pemerintah, pelaku usaha dan juga masyarakat. KLHK sangat mengapresiasi program Conscious City Bandung yaitu aksi kolaborasi dari Super Indo dan P&G Indonesia," jelasnya.
"Melalui program ini, diharapkan masyarakat khususnya yang berada di kota Bandung dapat semakin peduli akan sampah kemasan yang dihasilkan serta mendukung tercapainya target pengurangan sampah oleh produsen sebesar 30% pada akhir tahun 2029," ucap Sinta.
Sinta menambahkan,“Program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pengurangan sampah, khususnya pengurangan sampah oleh produsen di Indonesia."
Kebijakan pemerintahtertulis dalam UU RI No. 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, PP RI No. 81 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga, Perda Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Menteri LHK No. 75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung, Dudy Prayudi mengungkapkan,“Kesadaran untuk menanggulangi persoalan sampah dari hal-hal mendasar harus kita tumbuhkan secara terus menerus, konsisten, konsekuen dan masif."
"Kesadaran ini yang dapat melahirkan perilaku baru kita terhadap sampah. Pemerintah Kota Bandung tentunya sangat mendukung aksi kolaborasi Super Indo dan P&G Indonesia melalaui program Conscious City Bandung," jelasnya.
"Program ini sangat sejalan dengan program yang telah dijalankan oleh Pemkot Bandung yaitu Gerakan Kang PisMan. Gerakan Kang PisMan merupakan kependekan dari kata Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan Sampah," ucap Dudy.
"Diharapkan dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha bentuk dapat menanggulangi permasalah sampah sehingga Bandung Beresih dapat kita wujudkan,” jelasnya.
Johan Boeijenga, President Director, Super Indo mengungkapkan,“Sebagaimana kita ketahui bersama, Hari Peduli Sampah Nasional diperingati untuk mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki peran dalam menjaga lingkungan dengan mengelola sampah melalui langkah-langkah sederhana yaitu Reduce, Reuse, Recycle (3R)."
"Sebagai implementasi payung besar program Sustainability Super Indo yaitu “ZeroToLandfill”, kami selalu menekankan pada penerapan perilaku ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah di semua lini operasi kami," ujarnya.
"Saya sangat senang dapat berkolaborasi dengan P&G Indonesia melalui program Conscious City Bandung. Ini membuktikan bahwa kami sebagai pelaku usaha memiliki komitmen tinggi mendukung program untuk mewujudkan pengelolaan sampah kemasan yang berkelanjutan melalui pelaksanaan ekonomi sirkular,” paparnya.
LV Vaidyanathan, President Director, P&G Indonesia mengungkapkan,“P&G Indonesia memastikan komitmen serius kami dalam mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial yang berkelanjutan dalam menjalankan bisnis sehari-hari dari seluruh rantai pasokan; dari produksi, packaging, suplai produk, hingga pemasaran."
"Kerja sama dengan Lion Super Indo adalah bukti langkah nyata kami untuk memperluas cakupan program Conscious City sehingga dapat mengajak semakin banyak masyarakat untuk memilah sampah di rumah, menyetorkan sampah kepada pelestari atau pemulung dengan menggunakan aplikasi digital, agar sampah dapat didaur ulang dan menciptakan ekonomi sirkular,” jelasnya.
Sementara itu, Yuvlinda Susanta, General Manager of Corporate Affairs & Sustainability, Super Indo mengungkapkan “Super Indo dan P&G Indonesia percaya bahwa sampah tidak boleh dilihat sebagai sumber pencemaran lingkungan yang harus dibuang begitu saja ke tempat pembuangan sampah, karena hal tersebut dapat menyebabkan masalah pencemaran lainnya."
Asrini Suhita, Senior Sales Director and Sustainability Leader, P&G Indonesia, menambahkan,“Program Conscious City Bandung, kolaborasi P&G Indonesia bersama Super Indo bertujuan untuk melestarikan lingkungan dengan mencegah sampah plastik dari produk P&G dan Super Indo berakhir di TPA."
"Hal ini, merupakan bukti komitmen kami dalam upaya perusahaan untuk lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Sebagai pelopor dalam program pengelolaan sampah plastic HDPE dan Multilayer, kami berkolaborasi dengan Octopus untuk mempermudah konsumen dapat memilah sampah dan menyetorkannya melalui aplikasi," paparnya.
"Sampah tersebut kemudian dijemput oleh pelestari sebelum akhirnya di daur ulang menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.”
Program Conscious City Bandung akan berjalan dari tanggal 7 Maret hingga 31 Desember 2022.
Masyarakat yang sudah mengikuti program ini dan telah memenuhi syarat, dapat menukarkan voucher belanja Super Indo di gerai Super Indo Antapani, Super Indo Dago, Super Indo Muhammad Ramdan, Super Indo Rajawali, Super Indo Ujung Berung dan Super Indo Metro. (RO/OL-09)
ANGGOTA Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dalam Rapat Komisi yang berlangsung pada Selasa (20/1).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
UMJ membantah keras isu ‘mahar aksi’ dalam demonstrasi BEM soal sampah Tangsel. Kampus menilai tudingan tersebut menyesatkan dan tidak berdasar.
Mulai pekan ini, setiap KK yang sebelumnya menerima dua galon air mineral per minggu, kini akan mendapatkan empat galon air secara rutin selama satu bulan ke depan.
Wali Kota Tangsel memastikan pihaknya telah mengamankan kesepakatan pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi untuk mengurai penumpukan.
Dalam tuntutannya, BEM UMJ mendesak Wali Kota Tangsel bertanggung jawab atas terjadinya penumpukan sampah, khususnya di wilayah Ciputat dan sekitarnya.
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Kolaborasi multipihak yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dipandang penting untuk mengatasi sampah laut.
Program pengelolaan sampah plastik menjadi barang bernilai ekonomis, seperti batako, pot bunga, dan pelat.
Berdasarkan data SIPSN tahun 2024, timbulan sampah di 318 kabupaten/kota mencapai 34,1 juta ton per tahun, dengan 67,42% atau sekitar 23 juta ton belum terkelola dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved