Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTUMBUHAN ekonomi, digitalisasi serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan konsumsi plastik. Data menunjukkan jumlah sampah plastik terus bertambah dan membawa dampak serius bagi ekosistem serta kesehatan manusia.
Hal itu disampaikan pakar dari Kyoto University, Jepang, Masaaki Okamoto, saat memberi kuiah umum di Kampus Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal, Jawa Tengah, di Jalan Mataram, Jumat (6/2/2026).
Masaaki Okamoto menuturkan isu krisis global sampah plastik menjadi topik utama yang dibahas dalam kuliah umum tersebut, seiring meningkatnya ancaman pencemaran lingkungan ndi banyak belahan dunia.
"Krisis sampah plastik menjadi ancaman nyata bagi keberlanjutan lingkungan jika tidak segera ditangani secara sistematis," ujar Masaaki Okamoto
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di banyak belahan dunia.
"Data menunjukkan jumlah sampah plastik terus bertambah dan membawa dampak serius bagi ekosistem serta kesehatan manusia," papar Massake Okamoto.
Ia menegaskan krisis sampah plastik menjadi ancaman nyata bagi keberlanjutan lingkungan jika tidak segera ditangani secara sistematis.
"Upaya seperti teknologi pembersihan laut, edukasi 3R, dan pemanfaatan limbah sebagai energi harus diperkuat. Perubahan perilaku membutuhkan proses panjang, dari pemahaman, kebijakan, penerapan, hingga disiplin masyarakat," tegas Massake Okamoto.
Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menilai kuliah umum ini sebagai ruang diskusi penting bagi akademisi dan aktivis lingkungan bukan hanya di Tegal, tapi juga di daerah lain.
"Kuliah umum tentang persoalan sampah yang pelik ini, menjadi langkah awal membangun kesadaran kolektif demi masa depan lingkungan yang lebih baik," jelas Sudirman Said, yang mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (H-2)
Jika masalah sampah tidak segera dibenahi, sejumlah TPA diperkirakan mencapai batas maksimal pada 2028.
Persoalan sampah ini harus dilakukan melalui langkah nyata dan terukur. Ini harus kita kerjakan bersama-sama
SEBAGAI bagian dari perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang jatuh setiap tanggal 21 Februari, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus melakukan berbagai inisiatif.
Tempat sampah AI Srikandi yang dikembangkan Nusabin kini memasuki fase implementasi.
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pariwisata berkelanjutan melalui aksi Beach Clean Up di Pantai Kelan, Bali.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq bersama jajaran KLH melanjutkan rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Advanced Energy Materials, para ilmuwan berhasil mengembangkan metode untuk mengubah sampah plastik menjadi asam asetat, bahan utama cuka.
Program inovatif BTN ubah sampah plastik jadi kredit cicilan rumah. Warga bisa meringankan beban dengan menukarkan limbah rumah tangga jadi tabungan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan pembiayaan pembangunan hingga 20.000 unit rumah rendah emisi pada tahun 2026.
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved