Minggu 27 Februari 2022, 20:55 WIB

Ada 80 Nakes Di Kota Tasikmalaya Positif Covid Masyarakat Jangan Panik

Kristiadi | Nusantara
Ada 80 Nakes Di Kota Tasikmalaya Positif Covid Masyarakat Jangan Panik

dok.medcom
Ilustrasi

 

TERCATAT 80 orang tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat positif Covid-19. Dari jumlah itu, dua orang harus menjalani perawatan di ruang isolasi terpusat (isolter) dan sisanya isolasi mandiri (isoman) di rumahnya masing-masing.

"Berdasarkan data yang telah masuk ke Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, ada 80 orang tenaga kesehatan (Nakes) positif Covid-19. Mereka tersebar di sejumlah rumah sakit, puskesmas, Klinik dan Dinas Kesehatan. Mereka ada yang bergejala dan tidak memiliki gejala, semuanya sudah menjalani perawatan baik rumah sakit terpusat dan isolasi mandiri di rumahnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, Minggu (27/2/2022).

Ia mengatakan, nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 diduga terpapar varian omikron. Varian Covid baru ini, masuk ke Kota Tasikmalaya diduga dari pelaku perjalanan dari luar kota. kendati para nakes terkonfirmasi Covid-19, tidak ada fasilitas kesehatan yang ditutup.

"Pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Penerapan protokol kesehatan (prokes) mulai memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas terus diperketat," ujarnya.

Menurutnya, nakes yang terpapar positif Covid-19 berasal dari pelaku perjalanan luar kota. Dari hasil tracing kontak erat dimana mereka juga menularkan kepada keluarganya dan sebarannya itu sudah terjadi transmisi lokal. Namun, sesuai analisis data internal sebagian bergejela dan tak bergejala. Gejalanya seperti Omikron sepertia mengalami batuk, flu serta sakit tenggorokan.

"Masyarakat tidak usah panik. Kami meminta agar masyarakat umum terutama bagi lanjut usia agar memiliki kesadaran sendiri untuk vaksinasi Covid-19. Tujuannya meningkatkan daya tahan tubuh. Karena, angka kematian selama ini ada peningkatan terutamanya warga yang belum menerima vaksinasi," ujarnya. (OL-13)

Baca Juga: BNPB: Video Lumpur Bergerak di Lokasi Gempa Pasaman bukan Likuefaksi

Baca Juga

dok.ist

Dugaan Pemalsuan Surat PT TGM, Susi Dituntut 5,5 Tahun Bui

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 10:30 WIB
SIDANG lanjutan terdakwa Wang Xie Juan alias Susi dan Mahyudin, kembali digelar di PN Palangkaraya,...
Ist/PLN

PLN Bantu Sediakan Fasilitas Sarana Air Bersih kepada 42 Petani Hutan di Desa Dul

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 08:28 WIB
Fasilitas sarana air bersih tersebut berlokasi di Bukit Pao dan dimanfaatkan oleh para petani hutan untuk sistem pengairan tanaman dan...
Dok. Papua Edukatif

Gelar Pelatihan Penulisan Artikel, Papua Edukatif Ingin Lahirkan Penulis Andal

👤 Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 08:15 WIB
Kegiatan pelatihan menulis ilmiah ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua khususnya soal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya