Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MINYAK goreng kemasan yang ditetapkan pemerintah seharga Rp14 ribu/liter di pasar tradisional di Kota Bengkulu, Bengkulu, kembali hilang sejak sepekan terakhir.
Cik Siti, 41, pedagang Pasar Panorama, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, mengatakan, minyak goreng harga pemerintah Rp14 ribu/liter sudah langka sehingga sudah sepekan terakhir. Dirinya mengaku sudah tidak menjualnya lagi.
"Pedagang telah mengecek kegudang minyak goreng harga pemerintah untuk membelinya tapi stok kosong dan minyak goreng kemasan nonsubsidi juga kosong," katanya.
Pedagang di pasar tradisional di Kota Bengkulu, lanjut dia, mulai menjual minyak goreng dengan harga Rp14.000/liter sejak Jumat (28/1) lalu.
Selain itu, minyak goreng kemasan merek dagang seperti bimoli, sunco, filma dan lainnya langka dipasaran.
Jika merek tersebut dijual Rp38 ribu hingga Rp42 ribu per liter sehingga tidak sesuai dengan harga pemerintah.
Untuk saat ini, minyak goreng yang ada dipasaran dengan merek diantaranya, fortune, tawon, rosebrand, dan sovia dijual dengan harga mulai Rp13 ribu hingga Rp14 ribu per liter
Sebelumnya pedagang mulai menjual minyak goreng Rp14 ribu/liter setelah agen atau distributor minyak goreng mulai mendistribusikan minyak goreng dari pemerintah.
"Pedagang saat ini tidak rugi untuk menjual minyak goreng Rp14 ribu karena stok minyak harga lama telah ditarik sama distributor dan uang dibalikan dengan minyak subsidi," imbuhnya.
Saat ini, kata dia, pedagang sudah membeli stok minyak goreng dengan harga normal di distributor sehingga menjual dengan harga subsidi.
Untuk stok yang dibeli dengan harga normal ditarik kembali oleh distributor dan digantikan dengan minyak goreng seharga subsidi.
Persediaan stok minyak sudah banyak tersedia di pedagang pasar dan antusias pembeli juga meningkat selain harganya murah pembeli juga tidak mesti antre lagi.
Yung, 35, pedagang sembako di pasar Minggu, Kota Bengkulu, mengatakan, pedagang sangat mendukung program pemerintah sehingga pedagang juga diuntungkan juga.
"Sewaktu pertama minyak goreng subsidi ini dijual di retail modern, pedagang sempat panik juga karena sepi pembeli," katanya. (OL-13)
Baca Juga: BBPOM Perketat Pengawasan 391 Sarana Distribusi Obat di Kalbar
Perum Bulog wilayah Kediri memastikan stok beras dan minyak goreng mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
KPK menyita uang ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Lima orang ditetapkan sebagai tersangka suap proyek.
Simak profil lengkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, mulai dari biodata, perjalanan karir sebagai pengusaha properti, hingga kabar OTT KPK.
Tim turun langsung ke sejumlah lokasi, seperti kawasan Mega Mall Pasar Minggu, rumah kos, hingga tempat hiburan malam yang ada di Kota Bengkulu
MASKAPAI Garuda Indonesia berencana menghentikan operasional penerbangan di Provinsi Bengkulu pada Senin (23/3) mendatang karena jumlah penumpang yang minim.
ANTREAN kendaraan disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat sejak Jumat pagi (6/3).
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved