Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI asal Fraksi NasDem Eva Yuliana mengapresiasi langkah Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang menggelar festival lampion di tengah pandemi covid-19. Dengan gelaran ini masyarakat yang tengah berjuang melawan virus ini mendapatkan kekuatan psikologis.
"Matur nuwun pak Wali yang memahami situasi dan kondisi. Masyarakat solo diberi hiburan dengan indahnya lampion-lampion yang bertaburan.Langkah untuk membatasi jam operasional agar tidak terjadi kerumunan merupakan langkah yang baik,” ujar Eva dalam keterangan tertulisnya Jumat (4/2).
Menurut dia Solo tidak pernah absen dalam memperingati Imlek. Lampion dipasang di kawasan Pasar Gede, Balaikota, dan tempat lainnya.
Megahnya instalasi tersebut mengundang wisatawan tidak hanya yang berasal dari Surakarta, namun juga pengunjung dari kawasan sekitarnya.
Namun kata dia, ralam rapat koordinasi panitia pelaksana bersama Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dan jajaran memutuskan akan membatasi jam operasional Lampion Solo dari jam 17.00-21.00 WIB.
Baca juga : PT Semen Gresik Bentuk Sahabat Petani di Enam Desa
Perempuan asal Surakarta tersebut juga berpandangan, momentum kegiatan ekonomi harus digalakkan. Mengingat festival lampion di Solo bisa mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah.
"Roda ekonomi jadi lebih menggeliat, masyarakat terhibur, bisa foto-foto, namun tetap menjaga protokol kesehatan dengan adanya pembatasan jam operasional. Saya rasa ini langkah yang arif dan bijaksana yang dilakukan oleh Pak Walikota Surakarta," ujar Eva.
Pemasangan 1000 lmpion di Solo dilakukan karena situasi di Solo relatif terkendali dan juga untuk mendorong ekonomi, UMKM dan PKL yang ada di sekitaran festival lampion tersebut.
“Festival lampion adalah acara budaya yang dinanti masyarakat, tidak hanya mereka yang beretnis Tionghoa, namun juga oleh warga Solo dan sekitarnya, ini untuk meningkatkan citra kota Surakarta sebagai kota yang bhineka dan toleran,” tutup Eva. (OL-7)
Di tengah arus globalisasi, wisatawan tidak lagi hanya mencari hiburan, tetapi juga nilai dan makna dari destinasi yang dikunjungi.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari pada 24 - 25 Januari 2026 berlokasi di Ex Hanggar Teras Pancoran, Jakarta Selatan..
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Festival ini lahir bukan sebagai seremonial semata melainkan menjadi gerakan sosial yang dirancang sistematis, monumental, dan berkelanjutan.
Setiap aktivitas dirancang berdasarkan misi utama Facebook: menciptakan hubungan yang tulus dan kebersamaan penuh tawa yang lahir dari partisipasi para pengguna di Indonesia.
Dies Natalis ke-50 UNS Surakarta diwarnai dengan peluncuran Pusat Herbal Nasional, kampus unggul internasional, inovasi herbal lokal untuk kesehatan masyarakat
DI Kota Solo, tradisi perayaan Lailatul Qadar selalu digelar Keraton Kasunanan Solo atau Keraton Surakarta Hadiningrat yakni Malam Selikuran dalam prosesi kirab 1000 tumpeng
Lorin Solo Hotel menghadirkan konsep iftar Silk Road dengan perpaduan menu Tiongkok dan Timur Tengah, sementara Syariah Hotel Solo menawarkan kuliner Nusantara tematik setiap hari.
DUEL dua klub Persiku Kudus vs Persela Lamongan pada laga lanjutan Liga Championship 2025/2026 akan berlangsung di Stadion Sriwedari Solo Sabtu (21/2) malam
Sejumlah pejabat dan tokoh Solo menyempatkan hadir dan ikut membagikan tradisi bubur samin yang diselenggarakan setiap Ramadan.
Viral aksi pemuda di depan rumah Jokowi Solo yang menyebutnya 'Tembok Ratapan'. Simak analisis fenomena satir ini dan dampaknya di Google Maps.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved