Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PT SEMEN Gresik (PTSG) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat Semen Gresik Sahabat Petani (SGSP) untuk petani di enam desa sekitar perusahaan.
Program ini melibatkan 361 petani sanggem atau penggarap lahan yang difasilitasi untuk mengelola lahan milik PT Semen Gresik seluas 119,25 hektar.
Kepala Unit Komunikasi dan CSR PTSG, Dharma Sunyata menandaskan, gagasan besar SGSP adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan Sumber Daya Alam yang memberikan nilai tambah secara ekonomi serta peningkatan kapabilitas SDM masyarakat sekitar perusahaan.
"SGSP merupakan bukti komitmen Semen Gresik dalam mendukung upaya pemberdayaan masyarakat dan percepatan kedaulatan pertanian lokal. Harapannya, masyarakat mengelola lahan pertanian secara optimal dengan hasil bernilai ekonomi tinggi," kata Dharma, Jumat (4/2).
Ditambahkan Dharma, SGSP merupakan bagian dari desain besar harmonisasi industri dengan lingkungan melalui integrated farming. Program tersebut sudah terealisasi melalui pembangunan Edupark di area pabrik.
baca juga: Semen Gresik Salurkan Bantuan Forum Masyarakat Madani 2022
Menurut Dharma, Edupark yang dibangun di luas lahan 1,6 hektare, selain destinasi wisata, tempat ini juga untuk pemberdayaan masyarakat. Di lokasi ini terdapat aneka hewan ternak, ikan hingga ragam sayuran seperti bayam, kangkung, sawi, selada, kacang panjang, terong hingga sereh yang telah dimanfaatkan baik dikonsumsi sendiri maupun dijual.
Di bagian lain, anggota SGSP Sungkono mengaku sangat terbantu karena perusahaan persemenan di Rembang ini melalui program CSR memfasilitasinya dengan menyediakan lahan untuk bertanam. Bukan hanya lahan, perusahaan juga mendukung pesanggem lewat pemberian bibit jagung gratis sekitar 7 kg, dan menerjunkan local hero untuk setiap saat mendampingi para petani. (N-1)
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved