Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Perkuat Peran Pariwisata, KEK Industropolis Batang Gelar Festival

Supardji Rasban
09/2/2026 20:53
Perkuat Peran Pariwisata, KEK Industropolis Batang Gelar Festival
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KAWASAN Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah yang merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa sukses menggelar Industropolis Festival 2026.

Industropolis Festival 2026 merupakan bagian dari rangkaian Dirgahayu HUT ke-5 KEK Industropolis Batang, sekaligus wujud implementasi kawasan sebagai destinasi pariwisata baru berbasis industri, budaya, dan masyarakat.

Digelar secara gratis dan terbuka untuk umum, Industropolis Festival dihadiri lebih dari 10.000 pengunjung dari Kabupaten Batang dan sekitarnya. Festival ini menjadi ruang pertemuan antara kawasan industri dengan masyarakat, sekaligus sarana memperkenalkan potensi pariwisata KEK Industropolis Batang yang inklusif dan berkelanjutan.

Direktur KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan, menyampaikan bahwa Industropolis Festival merupakan konser publik pertama yang digelar di kawasan dan menjadi momentum penting dalam perjalanan lima tahun KEK Industropolis Batang.

“Melalui Industropolis Festival, kami ingin menegaskan bahwa KEK Industropolis Batang tidak hanya tumbuh sebagai kawasan industri, tetapi juga sebagai ruang publik dan destinasi pariwisata. Kami berharap masyarakat Batang semakin mencintai kotanya, merasa memiliki kawasan ini, dan tumbuh bersama KEK Industropolis Batang,” ujar Ngurah, melalui keterangan resmi, dikutip Senin (9/2).

Industropolis Festival menghadirkan ragam pertunjukan seni yang merepresentasikan kekayaan budaya lokal Batang, di antaranya KBBS (Marching Pring), Bolodewa, persembahan tari dari Sanggar Prastikasmara, Bondan Sanubari, Serempet Gudal, serta Tata Naluri Etnic Project. Puncak acara dimeriahkan oleh Guyon Waton, yang berhasil menghidupkan suasana dan menarik antusiasme ribuan penonton.

Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal. Sebagai bentuk kepedulian sosial, 10 persen dari setiap transaksi pembelian di tenant UMKM didonasikan untuk membantu saudara-saudara terdampak bencana di Aceh.

Ngurah Wirawan menyebut bahwa Industropolis Festival merupakan konser publik pertama yang digelar di kawasan dan menjadi momentum penting dalam perjalanan lima tahun KEK Industropolis Batang.

“Melalui Industropolis Festival, kami ingin menegaskan bahwa KEK Industropolis Batang tidak hanya tumbuh sebagai kawasan industri, tetapi juga sebagai ruang publik dan destinasi pariwisata. Kami berharap masyarakat Batang semakin mencintai kotanya, merasa memiliki kawasan ini, dan tumbuh bersama KEK Industropolis Batang,” tegas Ngurah.

Menurut Ngurah komitmen KEK Industropolis Batang dalam mengembangkan kawasan yang produktif secara ekonomi, hidup secara sosial, serta berakar pada budaya lokal. "Ini sejalan dengan dukungan pemerintah terhadap pengembangan kawasan ekonomi khusus yang inklusif dan berdaya saing," pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya