Rabu 19 Januari 2022, 17:13 WIB

Tertipu Investasi Bodong, 300 Korban Rugi hingga Rp5,7 Miliar

Kristiadi | Nusantara
Tertipu Investasi Bodong, 300 Korban Rugi hingga Rp5,7 Miliar

MI/Kristiadi.
Dua dari tiga tersangka dihadirkan dalam kasus investasi bodong.

 

KEPOLISIAN Resor Tasikmalaya Kota, Jawa Barat, berhasil menangkap dua dari tiga tersangka berstatus mahasiswa di Kota Tasikmalaya yang melakukan penipuan terhadap 300 korban. Modus tersangka berupa investasi bodong di Kampung Maya, Desa Pagersari, Kecamatan Pageurageung, Kabupaten Tasikmalaya. Perbuatan tersebut menelan kerugian sebesar Rp 5,7 miliar.

Ketiga tersangka tersebut berinisial LA, 22, sebagai mahasiswi semester 7, warga Desa Cikarang, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut; RM, 22, sebagai mahasiswa semester 7, warga Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya; dan EL, 22, warga Malangbong, Kabupaten Garut, sebagai ibu rumah tangga. EL tidak ditahan karena baru melahirkan.

Kapolres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Besar Aszhari Kurniawan mengatakan, kasus itu berawal dari seorang korban investasi bodong melaporkan kejadian tersebut. Setelah diselidiki, polisi langsung melakukan pemeriksaan kepada 12 saksi. Namun, selama penyelidikan dan penyidikan mengarah pada tiga pelaku di antaranya dua perempuan dan satu laki-laki.

"Investasi bodong yang dilakukan oleh ketiga tersangka terjadi sejak September hingga Oktober 2021. Awalnya, tersangka LA dan RM mengajak para korban untuk berinvestasi dan menjanjikan keuntungan 40% dari nilai investasi setiap bulan. Pada bulan pertama, terkumpul dana investasi sebesar Rp5,7 miliar. Uang investasi yang masuk kemudian diserahkan kepada EL untuk dana pinjaman," katanya, Rabu (19/1/2022).

Ia mengatakan, pada awalnya investasi yang dilakukan oleh tiga tersangka terdapat pengembalian uang dan keuntungan yang diberikan kepada para korban sebesar Rp5,2 miliar. Namun sejak Oktober 2021, tidak ada pengembalian uang investasi dan keuntungan hingga korban merasa dirugikan. Karena investasi bodong terus berjalan, terdapat 300 orang menjadi korban dengan nilai bervariasi antara Rp1 juta, Rp26 juta, hingga Rp60 juta per orang.

"Para korban rata-rata mahasiswa di perguruan tinggi. Dua tersangka sekarang yang ditahan ialah sepasang kekasih. Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka LA dan RM, keduanya telah menikmati keuntungan uang hasil investasi sebesar Rp300 juta dan semua digunakan untuk membeli mobil, sepeda motor, laptop, dan ponsel," ujarnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah, Palembang Perpanjang PPKM Level II

Menurutnya, modus operadi yang dilakukan ketiga tersangka dengan skema ponzi atau investasi palsu. Mereka membayarkan keuntungan kepada investor dari uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi. "Kami telah menyita barang bukti sejumlah ponsel beserta tangkapan layar percakapan di grup WhatsApp, satu mobil, motor, buku tabungan, ATM atas nama tersangka LA, RM, 17 lembar kwitansi, dua buku catatan nama investasi. Perbuatan tersangka dikenakan Pasal 45 A ayat 1 Undang-Undang ITE, Pasal 378, Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55, Pasal 56, Pasal 64, KUHP ancaman 4 tahun penjara," ungkapnya. (OL-14)

Baca Juga

DOK MI

Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Ternak

👤Ardi Teristi 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 23:38 WIB
PENGAWASAN lalu lintas hewan ternak di Kabupaten Gunungkidul, DiY diperketat. Hal ini dilakukan untuka mencegah masuknya penyakit mulut dan...
dok.ist

Dinilai Layak, Relawan Kalsel Dukung Ganjar Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 23:14 WIB
KEBERHASILAN Ganjar Pranowo membawa Jawa Tengah lebih baik membuat ratusan orang di Kalimantan Selatan mendukungnya untuk menjadi Presiden...
Dok. Pribadi

Methodius Kossay Luncurkan Yayasan Harapan Generasi Papua, Fokus Bangun Karakter Pemuda Papua

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 23:11 WIB
"Fokus yayasan adalah membangun pribadi manusia terutama generasi Papua seutuhnya sebagai subjek perubahan melalui pengembangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya