Jumat 14 Januari 2022, 09:10 WIB

Pedagang Jorok, Petugas Malas Bikin Sampah Berserakan di Pasar Pada Lembata

Alexander P. Taum | Nusantara
Pedagang Jorok, Petugas Malas Bikin Sampah Berserakan di Pasar Pada Lembata

MI/Alexander P Taum
Warga yang jorok dan petugas yang malas membuat sampah berserakan di sekitar tempat pembuangan sementara di Pasar Pada, Lembata, NTT.

 

PERILAKU membuang sampah sembarangan yang diduga dilakukan para pedagang di Pasar Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan menumpuknya sampah plastik hingga berbulan-bulan.

Ironisnya, meski ada Sebuah mobile bak sampah yang dipersiapkan pemerintah di lokasi tersebut, namun sampah justru di buang oleh para pedagang di luar bak sampah. Akibatnya, sampah pun berserakan tak terangkut sudah berbulan bulan lamanya.

Menurut Sazkia, salah seorang pedagang pasar Pada kepada Media Indonesia, Jumat (14/1/2022) mengatakan, penumpukan sampah diluar bank sampah mobile itu terjadi setiap sore dan malam hari. Sampah itu dibuang oleh pedagang di kompleks Pasar Pada.

"Setiap sore menjelang tutup pasar dan malam, para pedagang di sini buang sampah. Ada yang buang di luar bak sampah," ujar Sazkia. Dirinya gerah sebab warung tempatnya berjualan akhirnya dipenuhi bau menyengat dari tumpukan sampah itu.

Ia mengaku sudah berbulan bulan, sampah yang berserakan itu dibiarkan saja baik oleh pedagang setempat, petugas kebersihan maupun petugas pasar.

Adapun petugas kebersihan, hanya mengangkut bak sampah yang sudah berisi sampah, tanpa mengakut sampah yang ada di luarnya.

"Setiap hari ada dua petugas kebersihan yang datang membawa bak sampah itu untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi karena hanya sopir sendirian saja, sehingga sampah di luar bak itu tidak ikut diangkut. Sedangkan petugas Pasar pun hanya memburu pajak, baik retribusi pasar maupun parkir," ujar Sazkia.

Sejumlah warga menyayangkan, penumpukan sampah di fasilitas publik itu tidak dapat dibersihkan, malah dibiarkan berbulan bulan.

Padahal, jika para pedagang bersama para petugas Pasar Pada menyisahkan waktu beberapa menit saja untuk mengangkut sampah di ke dalam bak sampah yang sudah disediakan Pemerintah, persoalan kecil itu dapat diatasi, sebelum berdampak luas. (OL-13).

Baca Juga: Warga Kepulauan di Sikka Pilih Melaut Daripada Divaksin Covid-19

Baca Juga

MI/Haryanto

Semen Gresik Gelar Nyawiji Dengan Sedulur Sikep Samin

👤Haryanto 🕔Jumat 21 Januari 2022, 16:03 WIB
PT Semen Gresik (PTSG) Pabrik Rembang  mengadakan nyawiji dan sambung rasa dengan Sedulur Sikep Samin di Dusun Karangpace, Desa...
ANTARA

Pemkot Bandung Diminta Tingkatkan Pengawasan PTM

👤Naviandri 🕔Jumat 21 Januari 2022, 15:58 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat diminta meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara...
DOK MI

Kasus Covid-19 di Babel Alami Lonjakan

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Jumat 21 Januari 2022, 15:55 WIB
KASUS positif covid-19 di Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengalamai peningkatan. Dalam dua hari terakhir, tercatat ada penambahan 13...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya