Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA sistematis untuk menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman, tangguh, dan mampu merespons risiko bencana, termasuk yang dipicu oleh perubahan iklim, terus digalakan oleh LSM Barakat Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui pendekatan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) berbasis komunitas yang diusung melalui program DREAMS II (Disaster Resilience through Education, Adaptation, and Mitigation Strategies), LSM Barakat berhasil membentuk dua sekolah dasar di lokasi relokasi Tana Merah, Ile Ape, yakni SDI Hamahena dan SDI Tokojaeng sebagai Sekolah Siaga Bencana. Kedua sekolah ini sebelumnya porak-poranda akibat dihantam Badai Seroja pada 2021 silam.
Keberhasilan menjadikan kedua SD tersebut sebagai tim siaga bencana melalui pembuatan denah risiko bencana, mengantongi SK Tim Siaga Bencana (TSB), miliki SOP gempa bumi, dan rencana aksi.
Koordinator Program LSM Barakat, Marselina Serly Maran, kepada Media Indonesia, Senin (16/6) menjelaskan, selama dua hari, pihaknya menggelar lokakarya tentang SPAB untuk guru/pendidik di sekolah target yakni SDI Hamahena dan SDI Tokojaeng.
Lokakarya yang melibatkan BBPBD, para guru dan siswa di dua sekolah itu dilaksanakan Jumat (13/6) hingga Sabtu (14/6).
Serly menjelaskan, pihak LSM Barakat bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Lembata membekali para guru dan pegawai dengan pengetahuan dan keterampilan praktis, antara lain: mengenali potensi risiko bencana di lingkungan sekolah dan sekitarnya dan menyusun rencana kesiapsiagaan bencana berbasis sekolah yang partisipatif. Selain itu, pihaknya mendorong integrasikan isu-isu perubahan iklim ke dalam proses pembelajaran secara kontekstual dan relevan dengan kondisi lokal.
"Melalui kegiatan ini, guru, tenaga pendidik dan pegawai didorong untuk menjadi agen perubahan yang aktif dalam membangun budaya sadar bencana dan memperkuat peran sekolah sebagai ruang aman bagi peserta didik. Sekolah tidak hanya menjadi tempat berlindung secara fisik, tetapi juga menjadi pusat pendidikan yang adaptif dan proaktif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko bencana. Secara keseluruhan, lokakarya SPAB ini merupakan langkah nyata dalam mendorong terbentuknya satuan pendidikan yang tangguh, sekaligus menjadi bagian dari strategi membangun ketahanan masyarakat desa secara berkelanjutan," pungkas Serly. (PT/E-4)
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengawal proses pemulangan 13 korban dugaan TPPO asal Jabar yang ditemukan di Kabupaten Sikka.
Dalam perkara ini, penyidik Polres Belu menerapkan Pasal 473 ayat (4) KUHP sebagaimana disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
Polres Belu ungkap kronologi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Atambua, NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved