Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 10 jembatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak akibat bencana. Lokasinya tersebar di sejumlah wilayah, terutama di kawasan selatan Kabupaten Cianjur.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo, mengatakan jembatan merupakan infrastruktur yang paling banyak terdampak banjir luapan di aliran sungai. Tingginya curah hujan mengakibatkan debit air meningkat hingga menggerus kontruksi jembatan. "Dari data yang kami catat, setidaknya ada 10 titik bangunan infrastruktur jalan yang rusak," kata Rudi, Minggu (9/1).
Ke-10 titik itu yakni jembatan lingkungan di Kampung Ciseupan RT 03/06 Desa Cibuluh Kecamatan Cidaun, jembatan gantung di Kampung Batuireng Desa Puncakbaru Kecamatan Cidaun, jembatan di Kampung Cihanjawar Desa Jayagiri Kecamatan Sukanagara, jembatan di Kampung Dirapati Desa Kubang Kecamatan Pasirkuda, jembatan gantung di Desa/Kecamatan Kadupandak, jembatan di Desa Cilongsong Kecamatan Tanggeung, jembatan gantung di Desa Neglasari Kecamatan Tanggeung, jembatan Kali Cireang di Desa Jatisari Kecamatan Sindangbarang, jembatan gantung di Desa Gelarpawitan Kecamatan Cidaun, dan jembatan di Kampung Cibongkok Desa Sukamulya Kecamatan Naringgul.
"Dari 10 titik jembatan yang rusak akibat bencana, ada dua titik yang sudah diperbaiki yakni jembatan Sungai Cibuni di Kadupandak dan jembatan Cilongsong di Kecamatan Tanggeung," sebut Rudi.
Selain jembatan, kata Rudi, bangunan infrastruktur yang rusak terdampak bencana yakni jalan. Terdapat tiga titik ruas jalan yang rusak.
Lokasinya berada di jalan alternatif berstatus desa yang merupakan penghubung Kampung Pasirmanis dengan Kampung Mekarjaya di Desa Sukajembar Kecamatan Sukanagara, jalan berstatus kabupaten di Desa Jayagiri di Kecamatan Sindangbarang, dan jalan desa di Kampung Cimenteng Desa Cimenteng Kecamatan Campaka. "Upaya perbaikan kami lakukan dengan berkoordinasi dengan dinas-dinas teknis," sebut Rudi.
Data BPBD Kabupaten Cianjur, selama 2021 terdapat sebanyak 218 kejadian bencana. Tanah longsor atau pergerakan tanah masih mendominasi dengan jumlah sebanyak 147 kejadian.
Bencana lainnya yakni banjir dan banjir bandang sebanyak 40 kali, puting beliung 28 kejadian, gempa bumi 2 kali, dan abrasi 1 kali. Kejadian bencana selama 2021 cenderung meningkat dibandingkan 2020.
Pada 2021, bencana hidrometeorologi selama November paling banyak terjadi di Kabupaten Cianjur dibanding bulan lainnya. Pasalnya, memasuki November, curah hujan sangat tinggi bahkan cenderung cuaca ekstrem.
"Selama November terjadi 61 kali bencana. Kebanyakan tanah longsor dan banjir. Lokasinya tersebar di sejumlah wilayah, terutama di selatan," pungkasnya. (OL-15)
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
Bahlil menyampaikan bahwa pelayanan sektor energi di wilayah terdampak bencana terus diperbaiki, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved