Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kabupaten yang berhasil mengeliminasi malaria di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah dua yakni Ende dan Ngada. Dengan demikian total kabupaten yang mengeliminasi malaria di daerah itu bertambah menjadi lima. Pada 2020 tercatat Kota Kupang, Kabupaten Manggarai, dan Manggarai Timur berhasil mengeliminasi malaria.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonosis (PSPTVZ) Kementerian Kesehatan dokter Didik Budijanto mengatakan dua kabupaten tersebut telah memenuhi persyaratan eliminasi malaria. "Akan diusulkan untuk mendapat sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan," ujarnya, Senin (3/1).
Petugas melakukan rangkaian asesmen eliminasi malaria di Ende pada 16-30 November dan 16-29 November di Ngada. Itu dilanjutkan dengan sidang penilaian eliminasi malaria sebelum memutuskan dua kabupaten tersebut memenuhi syarat eliminasi malaria.
Namun, ada sejumlah rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti dalam rangka pemeliharaan eliminasi malaria di Ende. Rekomendasi itu antara lain meningkatkan pemetaan penduduk pada daerah endemis malaria untuk mengantisipasi kasus impor dan meningkatkan surveilans migrasi.
Hal yang sama juga berlaku di Ngada seperti membuat penyuluhan yang lebih diarahkan surveilans migrasi penduduk migran, aparat keamanan dan kelompok pelajar, serta mengatasi daerah reseptif. Untuk dua kabupaten tersebut, tambahnya, agar dibentuk tim pemeliharaan eliminasi yang melibatkan lintas sektor dengan peran masing-masing untuk mempertahankan daerah eliminasi.
Baca juga: Demam Berdarah kembali Mewabah di NTT
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil NTT dokter Messe Ataupah menyebutkan sebanyak 64% kabupaten di NTT telah mencapai annual parasite incidence (API) kurang dari 1 per 1.000 penduduk. Namun masih terdapat 14% kabupaten dengan API lebih dari 5 per 1.000 penduduk.
Sedangkan kabupaten endemis tinggi malaria masih terkonsentrasi di Pulau Sumba yakni Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, dan Sumba Barat. "Pulau Sumba menyumbang 81% kaus malaria di NTT dan kasus malaria pada anak usia di bawah 15 tahun di Sumba sebesar 53%," ujarnya. (OL-14)
Dalam perkara ini, penyidik Polres Belu menerapkan Pasal 473 ayat (4) KUHP sebagaimana disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
Polres Belu ungkap kronologi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Atambua, NTT.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan mendampingi 12 warga Jabar dalam menghadapi kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
Pemantauan Gunung Kelimutu dilakukan secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) yang berlokasi di Kampung Kolorongo, Desa Waturaka, Kabupaten Ende.
Peningkatan signifikan kegempaan Gunung Iya ditandai dengan meningkatnya gempa vulkanik dalam sejak Agustus 2024 dan pada tanggal 5 November 2024.
SEBUAH video yang diunggah seorang guru honorer di Kabupaten Ende, NTT viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan sejumlah guru mengaku menerima gaji Rp250 ribu per bulan.
Dari keterangan Badan Nasional Penggulangan Bencana (BNPB) longsor tersebut diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi disertai durasi yang cukup lama.
EMPAT orang yang merupakan satu keluarga di Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, NTT, tewas tertimbun longsor, Jumat, 7 Juni 2024 pagi.
Gunung Kelimutu di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, naik status dari normal menjadi waspada pada Jumat (24/5) pukul 13.00 Wita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved