Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Sumatera Utara berhasil menggagalkan pengiriman belasan kilogram narkotika jenis sabu-sabu dengan tujuan Palembang.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menerangkan, pada Rabu (22/12) dan Kamis (23/12), Ditresnarkoba telah melakukan dua kali penangkapan terhadap empat pelaku peredaran narkoba dengan barang bukti sabu sebanyak total 13,5 kg.
"Dua tersangka diamankan di Kabupaten Deliserdang dan dua lainnya di Kabupaten Langkat," kata dia saat dikonfirmasi, Sabtu (25/12).
Meski ditangkap di dua tempat berbeda, tetapi keempatnya terlibat dalam jaringan yang sama. Keempatnya juga mengendarai mobil pribadi dalam menjalankan aksi penyelundupan sabu tersebut.
Saat diinterogasi terpisah, keempatnya pun kompak mengaku barang yang dibawa berasal dari dua orang dengan inisial HF dan MRS. Mereka juga mengaku ditugaskan mengirim narkotika tersebut kepada seseorang yang berada di Palembang.
Dua tersangka awal yang diamankan masing-masing berinisial JD, 25, dan SM, 21. JD dan SM sama-sama masih berstatus sebagai mahasiswa dan keduanya juga berasal dari Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
Mereka diamankan petugas dari Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Galang, Kabupaten Deliserdang. Keduanya diamankan pada Rabu (22/12) sekitar pukul 22.00 WIB bersama lima bungkus plastik warna kuning bertulis Quanyinwang.
Baca juga : Pemko Padang Buka Pasar Murah Tekan Harga
"Barang bukti itu berisi bubuk sabu seberat 1 kilogram per bungkus sehingga total ada 5 kg," imbuh Hadi.
Sementara dua tersangka lain masing-masing berinisial HS, 25, dan SR, 20. Keduanya berstatus sebagai karyawan perkebunan dan sama-sama warga Kecamatan Sawan, Kabupaten Aceh Utara.
HS dan SR ditangkap petugas pada Kamis (23/12) di Jalan Lintas Aceh-Medan. Lokasi penangkapan masih masuk wilayah Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.
Saat diringkus pada sekitar pukul 09.30 WIB, mereka membawa bungkusan plastik dengan kemasan yang sama seperti yang dibawa JD dan SM.sekitar pukul 09.30 WIB, mereka membawa bungkusan plastik dengan kemasan yang sama seperti yang dibawa JD dan SM.
Namun jumlah barang yang dibawa HS dan SR lebih banyak. Dari keduanya petugas menyita lebih dari 8 kilogram sabu.
Menurut Hadi, jumlah total narkotika yang disita dari kedua operasi penangkapan itu lebih besar dari informasi awal yang diterima polisi. Yang mana penangkapan tersebut bermula dari informasi adanya pengiriman sebanyak 10 kilogram sabu dari Aceh melalui Medan menggunakan kendaraan pribadi.
Saat ini para pelaku, berikut barang bukti yang disita petugas, diamankan di Mapolda Sumut. Adapun keberhasilan pengungkapan kasus ini menurut Hadi juga berkat dukungan Satgassus Merah Putih, Polda Jawa Timur dan Satgaswil Aceh-Sumut.(OL-7)
Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Polda Jabar juga menyediakan 128 personel dari satuan SAR Brimob yang meliputi unit SAR, K9, serta pengemudi kendaraan rescue.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa JM hendak membawa sabu menuju Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng, menggunakan jasa rental angkutan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta warga tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
BNN juga mengingatkan target utama peredaran narkoba adalah generasi muda usia produktif (16-35 tahun).
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved