Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MELANDAINYA kasus covid-19 di Tanah Air dalam beberapa bulan terakhir bukan berarti Indonesia benar-benar sudah bebas dari wabah tersebut. Sebab seperti diberitakan virus corona itu terus bermutasi.
Karena itu jalan satu-satunya untuk sementara adalah dengan melakukan vaksinasi. Persoalannya adalah masih ada orang yang tidak percaya dengan vaksin. Itu sebabnya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta dukungan tokoh masyarakat untuk mempercepat vaksinasi covid-19 .
Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Di Kota Sukabumi Mendekati 100%
Apalagi stok vaksin di Provinsi Aceh memadai dan dapat memenuhi kebutuhan untuk mendukung akselerasi program vaksinasi yang ditargetkan mencapai 70% akhir tahun ini. “Mohon dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat, baik tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda mendukung program ini,” kata Tito dalam siaran persnya, Selasa (14/12).
Tito menjelaskan bahwa penetapan target bukan sebatas pada angka atau kuantitas ketercapaian. Namun menurutnya sebagai ikhtiar dalam melindungi masyarakat agar segera terbentuk kekebalan kelompok.
Hal itu juga dilakukan untuk mendukung indikator pengendalian pandemi yang kian membaik. Seperti menurunnya positivity rate dan rendahnya fatality rate atau kematian yang disebabkan terinfeksi covid-19.
“Ini penting untuk proteksi masyarakat kita, meskipun angka-angka rendah (angka kasus positif), tapi kita tidak boleh lengah,” ujarnya.
Menurutnya dukungan tokoh masyarakat merupakan bagian penting untuk keberhasilan percepatan vaksinasi. Di samping itu, pemerintah daerah juga perlu melibatkan dan bekerja sama dengan stakeholder lain, agar cakupan vaksinasi kian meluas.
Apalagi, kata dia, stok ketersediaan vaksin di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam juga terlaporkan aman dan siap digunakan. “Jadi ketersedian vaksin sendiri di Aceh sudah memadai. Kalau kurang, dari Kemenkes siap untuk menambah lagi. Yang penting bagaimana kita untuk mempercepat ini. Ini perlu kerja sama kolaboratif,” imbuhnya.
Dia meminta semua pemda provinsi, kabupaten, dan kota bergerak. “Kemudian juga teman-teman dari Polri/TNI, Binda, Kejaksaan, juga BUMN,” katanya.
Jaminan ketersedian stok vaksin juga turut diaminkan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Prima Yosephine. Dia mengatakan ketersediaan vaksin di Provinsi Serambi Mekah itu terbilang aman dan siap digunakan.
“Untuk ketersedian vaksin saat ini, kita sangat cukup, jadi tinggal untuk bagaimana mengkoordinasikan di lapangan agar laju kita bisa tinggi. Kami akan support,” kata Prima.
Maka itu, dia meminta semua pemda bisa mengoptimalkan vaksin yang telah diterima. “Tidak usah ditahan-tahan, karena kami akan memenuhi untuk kebutuhan dosis berikutnya,” tutur Prima.
Berdasarkan catatan, secara keseluruhan Provinsi Aceh belum memenuhi target vaksinasi dosis pertama sebesar 70%. Meski Kota Banda Aceh telah melampaui target penyuntikan 70%.
Namun di kabupaten/kota lainnya tercatat memiliki cakupan vaksin di bawah 50%. Dengan ketersediaan vaksin yang memadai dan dukungan tokoh masyarakat, diharapkan target percepatan vaksinasi di Provinsi Aceh segera terpenuhi. (Ant/A-1)
Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyebut maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat sejumlah kepala daerah belakangan ini sebagai sebuah bencana.
Menurut Mendagri, perpanjangan masa jabatan kepala daerah hingga pelantikan pejabat baru bisa dilakukan melalui revisi undang-undang tanpa harus menyentuh UUD 1945.
Ditjen Polpum Kemendagri menggandeng sekolah di Kota Cirebon untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan mencegah ekstremisme berbasis kekerasan di kalangan pelajar.
Andra Soni mengawali pemaparan dengan letak wilayah yang dekat dengan Jakarta sehingga menguntungkan dalam pembangunan Provinsi Banten.
Di bulan suci Ramadan, seluruh pegawai masih dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan dalam kondisi yang sehat walafiat. Mendagri juga mengajak para pegawai untuk melakukan kontemplasi
Tito juga memaparkan bahwa dari 52 kabupaten/kota terdampak bencana, 38 kabupaten/kota kondisinya telah berlangsung normal.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved