Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGEJAR vaksinasi covid-19 yang tertinggal, Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah juga memberikan vaksin untuk seluruh warga termasuk pelajar dan mahasiswa dari luar daerah yang sedang menimba ilmu kota ini.
Pemantauan Media Indonesia Senin (13/12) meskipun pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk warga telah capai diatas 100 pesen, namun Pemkot Semmarang tetap mengejar pelaksanaan vaksinasi untuk seluruh warga yang berada dan sedang mencari nafkah di kota ini tanpa terkecuali.
Selain warga ber-KTP Kota Semarang, vaksinasi covid-19 juga diarahkan kepada warga dari luar daerah yang berkegiatan di kota ini termasuk mahasiswa dan pelajar yang sedang menimba ilmu yang berasal dari daerah lain.
"Pelajar dan mahasiswa dari luar daerah silahkan lakukan vaksinasi covid-19 di sini jika belum suntik vaksin di daerahnya," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
Vaksinasi covid-19 dilaksanakan di Kota Semarang, lanjut Prihadi, akan dilakukan untuk seluruh warga yang berkegiatan di Kota ini. Sebab vaksinasi sangat penting agar terbentuk kekebalan tubuh dari virus korona yang dapat mengenai siapapun tanpa terkecuali.
Bahkan program vaksinasi covid-19 yang terus digencarkan, ungkap Hendrar Prihadi, pada pekan ketiga Desember ini juga ditujukan untuk anak usia 6-11 tahun, hal ini sebagai langkah bagus agar seluruh warga tanpa terkecuali sudah aman dari virus yang masih mengancam tersebut.
Sementara Itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, jumlah warga daerah ini masih menjalani perawatan di rumah sakit karena terkonfirmasi covid-19 sampai saat ini masih dua orang.
"Nataru mendatang diharapkan tidak ada penambahan kasus, oleh karena itu berbagai upaya ditempuh untuk bentengi warga," ujar Kepala Dinkes Kota Semarang Abdul Hakam.
Selain pemeriksaan kesehatan secara ketat di setiap pintu masuk kota,demikian Abdul Hakam, pengawasan ketat dilakukan di setiap kegiatan warga agar tetap patuh protokol kesehatan, termasuk larangan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan warga.
"Antisipasi lonjakan seluruh rumah sakit juga telah siapkan ruang perawatan dan ada 3.000 tempat tidur di tempat isolasi berpusat," imbuhnya. (OL-13)
Baca Juga: Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Cirebon Tembus 100 Persen
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mendesak penambahan anggaran imunisasi menyusul meningkatnya KLB Campak pada awal 2026
Tingkat kesembuhan campak sangat bergantung pada kondisi imun tubuh pasien.
Dokter mengingatkan campak dapat memicu komplikasi serius pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan pasien imun lemah. Vaksinasi jadi pencegahan utama.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved