Rabu 24 November 2021, 12:53 WIB

Banjir Rendam Rumah Warga di Kota Tanjungbalai, Sumut

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
Banjir Rendam Rumah Warga di Kota Tanjungbalai, Sumut

ANTARA/Yan Aswika
Tampak rumah warga terendam banjir kiriman akibat tingginya curah hujan.

 

SEDIKITNYA 10 kelurahan di Kota Tanjungbalai, Provinsi Sumatera Utara terendam banjir. Laporan banjir terjadi akibat meluapnya hulu Sungai Asahan, Sungai Bandar Jaksa, dan Sungai Bandar Jepang. Banjir tersebut terjadi setelah hujan intensitas tinggi melanda wilayah tersebut.

"Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungbalai, sebanyak 50 unit rumah warga terdampak dengan ketinggian muka air saat kejadian berkisar antara 10 - 20 centimeter," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya Rabu (24/11).

Adapun 10 kelurahan tersebut adalah Kelurahan Pulau Simardan, Kelurahan Bunga Tanjung, Kelurahan Semula Jadi, Kelurahan Selat Lancang, Kelurahan Selat Tanjung Medan di Kecamatan Datuk Bandar Timur.

Selanjutnya di Kelurahan Sijambi, Kelurahan Pahang, Kelurahan Gading, Kelurahan Pantai Johor, dan Kelurahan Sirantau di Kecamatan Datuk Bandar.

"Tidak ada laporan warga mengungsi akibat banjir tersebut," sebutnya.

Pascakejadian, BPBD Kota Tanjungbalai telah melakukan pemantauan situasi luapan air di beberapa sungai yang ada di kawasan tersebut. Langkah tersebut diambil untuk mempersiapkan apabila ada kemungkin banjir susulan.

"BPBD setempat telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakuman penanganan darurat," jelasnya.

Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per hari Rabu (24/11), air tercatat nasih menggenangi pemukiman warga di Kecamatan Datuk Bandar.

Menurut prakiraan cuaca BMKG, Kota Tanjungbalai berpotensi mengalami hujan ringan sampai sedang hingga 3 hari ke depan.

Menyikapi hal tersebut, Kepala BNPB meminta kepada pemerintah daerah khusunya BPBD untuk mempersiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan jangka pendek juga jangka panjang.

Untuk jangka pendek, Kepala BNPB meminta pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

"Sementara untuk mitigasi jangka panjang, warga dan pemerintah setempat diminta untuk bisa menjaga keseimbangan alam dan lingkungannya masing-masing," pungkasnya. (Fer/OL-09)

Baca Juga

AFP/ ADEK BERRY

Update Korban Meninggal Dunia Erupsi Gunung Semeru

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 06 Desember 2021, 10:21 WIB
"Korban meninggal dunia teridentifikasi di dua kecamatan, yaitu 11 orang meninggal dunia di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 3 orang...
DOK MI

Festival Labengki Dimeriahkan untuk Mengajak Wisatawan ke Sultra

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 09:56 WIB
Festival Labengki yang digelar bekerja sama dengan Media Group, yakni Metro TV dan Media Indonesia, disambut antusias para...
DOK PEMPROV SUMSEL

Herman Deru Launching Sumsel Mandiri Pangan

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 09:05 WIB
Lewat gerakan serentak ini diharapkan dapat meminimalisasi terjadinya kerawanan pangan dan menekan angka...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya