Kamis 18 November 2021, 13:11 WIB

Kejari Sikka Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Trafo, Tersangka Lain Menyusul

Gabriel Langga | Nusantara
Kejari Sikka Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Trafo, Tersangka Lain Menyusul

MI/Gabriel Langga
Kepala Kejari Sikka Fahm saat konpres penetapan tersangka dalam kasus korupsi pengadaan trafo RS RSUD TC Hillers Maumere, Kamis (18/11)

 

KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur menetapkan dua tersangka dalam tindak pidana korupsi pengadaan trafo di RSUD TC Hillers Maumere senilai 1,8 Miliar di tahun anggaran 2021.

Dua orang yang ditetapkan tersangka yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial AD, ASN di lingkup Pemkab Sikka dan PL, seorang penghubung (calo) dalam proses pengadaan trafo tersebut.

Namun, rekanan yang merupakan pemenang proyek pengadaan trafo tersebut tidak tersentuh hukum. Proyek ini telah merugikan negara senilai Rp890 juta lebih.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Kejari Sikka, Kepala Kejari Sikka Fahmi menyatakan, sebelum menetapkan tersangka, penyidik telah memeriksa dua orang saksi yang berinisial AD dan PL dalam tindak pidana korupsi pengadaan trafo di RSUD dr. TC Hillers Maumere.

Kemudian, kata dia, berdasarkan hasil kesimpulan tim penyidik terhadap keduanya ditemukan perbuatan melawan hukum yang didukung dua alat bukti, sehingga status keduanya dinaikan menjadi tersangka.

"Awalnya keduanya sebagai saksi. Namun dalam pemeriksaan kita, keduanya langsung ditetapkan menjadi tersangka yakni AD dan PL. Keduanya sudah ditahan oleh kita selama dua 20 hari," jelas Fahmi.

Ketika ditanya mengapa kontraktor dalam kasus proyek tersebut tidak dijadikan tersangka juga, Fahmi berdalih, masalah tersebut sudah masuh materi perkara sehingga tidak bisa menjawabnya.

"Itu materi perkara. Kita tidak bisa. Prinsipnya kasus ini tidak berhenti sampai disini karena kita harus melakukan pendalaman. Saksi akan kita periksa semua. Kita bekerja serius," janji Fahmi.

Lantaran itu, dia menegaskan tidak bisa menjawab pada materi perkara dan berandai-andai yang belum ditemukan buktinya. "Nanti menyangkut materi perkara, itu nanti diproses persidangan," dalih dia saat dikejar pertanyaan terkait kontraktor yang tidak tersentuh dalam kasus tersebut.

"Saya tegaskan lagi, proses perkara ini masih dalam pengembangan penyidikan. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan perkara ini hingga tuntas," janjinya lagi. (OL-13)

Baca Juga: Satu ASN di Sikka Tersandung Korupsi Ditahan Kejaksaan

 

Baca Juga

DOK MI.

26 Orang Hilang setelah Feri Tenggelam di Selat Makassar

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 17:05 WIB
Pekan lalu, feri yang membawa lebih dari 800 orang kandas di perairan dangkal di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan terjebak selama dua hari...
Ist

Masyarakat Aceh Kian Butuh Perawatan Wajah dan Tubuh

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 16:57 WIB
Plasthetic Clinic Banda Aceh juga menjadi satu-satunya klinik bedah plastik pertama di...
 ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Penziarah Silih Berganti Datangi Makam Buya Syafii Ma'arif

👤Ahmad Mustaqim 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 16:45 WIB
Pengurus makam setempat menyebut kedatangan peziaran itu ada sejak almarhum selesai dikebumikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya