Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur mengirimkan 21 ton beras bagi warga di Kabupaten Sikka yang terdampak badai Seroja. Bantuan tersebut telah diterima oleh BPBD Sikka, kemarin. Bantuan ini diperuntukkan bagi warga terdampak badai Seroja yang terjadi Februari lalu.
Kepala BPBD Kabupaten Sikka, Muhammad Daeng Bakir kepada mediaindonesia.com, Kamis (18/11) menjelaskan, dari data yang ada sekitar 713 kepala keluarga di Kabupaten Sikka yang menjadi korban bencana badai Seroja. Mereka yang terdampak ini diberikan bantuan beras yang berasal dari BPBD Provinsi NTT.
"Kalau di Sikka kita dapat jatah beras sebanyak 21 ton beras. Beras ini disalurkan kepada 713 kepala keluarga yang terdampak badai seroja yang terjadi Februari lalu," ujar dia.
Daeng Bakir menjelaskan, setiap kepala keluarga mendapatkan jatah 30 kilogram. Mereka tersebar di dua Kelurahan dan 10 desa yang berada di enam Kecamatan.
"Beras bantuan ini jenis super, dengan kualitas yang baik. Saya sampaikan lagi bahwa bantuan ini berasal dari BPBD NTT, kita hanya mendistribusikan saja," ujarnya,"
Bantuan ini, jelas Daeng Bakir, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga terdampak badai Seroja. Apalagi saat ini juga masa pandemi Covid-19.
"Semoga ini menjadi berkah dan paling tidak dapat meringankan beban hidup bagi para korban badai seroja. Kami juga ucapkan terima kasih kepada pihak Provinsi NTT yang sudah membantu memberikan dukungan logistik bagi warga Kabupaten Sikka yang terkena dampak siklon seroja," pungkas dia. (OL-13)
Baca Juga: 11,9 Juta Remaja Tuntas Divaksinasi per 17 November
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Cuaca ekstrem tersebut memicu setidaknya 14 kejadian bencana tersebar di 15 kecamatan, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga gangguan fasilitas umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved