Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
Vaksinasi covid-19 bagi remaja dan lanjut usia terus digenjot. Sebanyak 11.978.295 remaja telah menerima vaksin dosis lengkap per Rabu, (17/11).
“Jumlah itu setara 44,85 persen dari target 26.705.490 remaja,” tulis keterangan di laman vaksin.kemkes.go.id yang dikutip pada Kamis, (18/11).
Sebanyak 19.252.002 remaja telah menerima vaksin dosis pertama. Jumlah itu sama dengan 72,09 persen dari target vaksinasi remaja.
Sementara itu, pemerintah menargetkan 21.553.118 lansia menerima vaksin covid-19. Sebanyak 29,94 persen di antaranya tuntas divaksinasi.
“Jumlahnya sebanyak 6.452.987 orang,” tulis data tersebut.
Lansia penerima dosis vaksin pertama hampir mencapai 50 persen. Jumlahnya sebanyak 10.406.747 orang.
“Atau setara dengan 48,78 persen,” bunyi keterangan itu. (H-3)
Produksi dahak yang minim pada lansia serta penggunaan antibiotik yang luas sebelum diagnosis sering kali menghambat identifikasi agen penyebab.
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Di Indonesia, fenomena employee-caregivers atau karyawan yang merangkap sebagai pengasuh orang tua di rumah menjadi tantangan unik.
Biasanya kalau di tempat ramai, dia (lansia) itu sudah merasa enggak bisa (mendengar). Itu disebut sebagai cocktail party deafness.
Penurunan fungsi pendengaran sering dianggap sebagai konsekuensi alami dari pertambahan usia.
Ingin mudik aman tanpa drama? Simak panduan lengkap manajemen stres dan kenyamanan kabin khusus untuk perjalanan bersama anak-anak dan lansia di sini
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved